Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Ingin Nanti Datang Lagi, Faktor Ini yang Membuat DPMD Kaltara Tertarik Studi Banding ke Berau

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Utara melakukan studi banding ke DPMK Berau

HUMASKAB BERAU
STUDI BANDING - Kepala DPMK Berau, Ilyas Natsir menyambut baik kunjungan belajar DPMK Kaltara, (12/8/2020). Rencananya mereka aka datang lagi bulan depan dengan membawa lebih banyak lagi aparat desa. 

TANJUNG REDEB - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Utara melakukan studi banding ke DPMK Berau, Rabu (12/8/2020). Banyak pembelajaran yang dilakukan dalam studi banding tersebut salah satu program pengelolaan BUMK yang dinilai sukses dikelola di Berau.

Hal ini pun menjadikan Berau sebagai salah satu daerah percontohan dalam pembangunan kampung-kampung. Dimana yang dilakukan sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Berau merangsang kampung untuk terus berkembang dan diharapkan bisa mencapai kemandirian ekonomi.

Kepala DPMK Berau, Ilyas Natsir menyambut baik atas kunjungan belajar tersebut. Tentu hal ini menjadi sebuah kebanggaan yang harus semakin ditingkatkan lagi. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi sebuah evaluasi.

“Secara tidak langsung kita dituntut agar terus menjadi semakin baik lagi,” katanya.

Disampaikan, dalam kunjungan tersebut banyak hal yang dibahas. Khususnya dalam hal pengelolaan pemerintah kampung yang sudah berjalan dengan baik, seperti alokasi dana kampung (ADK) dan BUMK.

“Setelah kunjungan ini, mereka merencanakan datang kembali pada bulan September dengan membawa banyak kepala kampung yang tersebar di Kaltara. Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita karena menjadi daerah pembelajaran,” jelasnya.

Seperti yang diketahui bahwa setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan ADK cukup besar ke setiap kampung minimal Rp 2 miliar untuk satu kampung. Dan dari ADK yang ada itu, Rp 300 juta dijadikan sebagai modal usaha untuk BUMK dan hal tersebut sudah diatur melalui dasar hukum.

“Mereka ingin belajar bagaimana BUMK mengelola pasar, pariwisata, perkebunan dan lainnya, banyak sekali, termasuk BUMK yang kerja sama dengan perusahaan sawit. Kedepan kita tetap berupaya agar pembangunan kampung ini semakin ditingkatkan lagi. Sehingga capaian untuk kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved