Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Sukses Membangun Kubar, Bupati FX Yapan Terapkan Konsep 5M Ini, Minta iData Terus Diupdate

Dengan data yang berkualitas, perencanaan pembangunan menjadi lebih tajam dan lebih tepat sasaran.

HUMASKAB KUBAR
FASILITAS - Bupati Kubar FX Yapan (kiri) dan Wabup Kubar Edyanto Arkan (tengah) bersama pejabat di lingkungan Pemkab Kubar, meninjau gedung olahraga di Kampung Long Iram Ilir.   

SENDAWAR - Kebutuhan akan data valid (sah) dan terupdate merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan. Dengan data yang berkualitas, perencanaan pembangunan menjadi lebih tajam dan lebih tepat sasaran.

Maka itu, dalam membangun Kubar, harus berdasarkan data yang valid. “Hal ini untuk menuju hari esok lebih baik daripada hari ini,” ujar Bupati Kubar FX Yapan, saat meninjau gedung olahraga, di Kampung Long Iram Ilir Kecamatan Long Iram.

Banyak sekali yang harus dibenahi kedepannya. Untuk itu, Camat diharapkan mendata kembali aset-aset yang ada. Diantaranya, data sekolah, jumlah siswa, guru dan rumah dinas. Begitu juga para petinggi harus memiliki data lengkap dan valid di wilayahnya, karena petinggi merupakan perpanjangan tangan pemkab.

“Membangun kecamatan maupun di kampung harus sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Yapan mengatakan, konsep yang diusung dirinya bersama Wabup Kubar Edyanto Arkan untuk membangun Kubar adalah 5M, yakni mendengar, melihat, merasakan, mengganggarkan dan melaksanakan.

“Misalnya, kalian bilang ada jalan rusak di kampung A? Ok, saya mendengar. Kemudian, saya lanjut melihat dan merasakan dengan melintas di jalan rusak itu. Berikutnya mempertimbangkan dan memutuskan melalui kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan efisien,” ungkapnya.

Pembangunan pun bukan karena kepentingan, tetapi harus sesuai kebutuhan. Soal kewenangan pun sudah dibagi. Contohnya, dalam menyelesaikan pekerjaan mulai dari tingkat kampung, ke kecamatan dinas, ke asisten yang membidangi. Lalu, naik ke sekda, wabup lalu ke bupati secara berjenjang.

“Itu namanya bekerja dan harus bottom up, bukan top down,”tegasnya.

Dengan menerapkan sistem dan pola ini, tambah Bupati, maka Kubar telah berhasil meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diserahkan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Kaltim. (adv/hms6/naw).

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved