Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Dinkes Samarinda Belum Keluarkan Surat Rekomendasi untuk WFO Karena Kondisi Belum Kondusif

Covid-19 atau virus corona telah menyusup ke lingkup Pemerintah Kota atau Pemkot Samarinda. Hal ini membuat pemberlakuan WFH bakal kembali berlanjut

TRIBUNKALTIM.CO, M RIDUAN
Ismed Kusasih Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Covid-19 atau virus corona telah menyusup ke lingkup Pemerintah Kota atau Pemkot Samarinda. Hal ini membuat pemberlakuan Work From Home ( WFH ) bakal kembali berlanjut, kecuali pelayanan publik.

Namun, klaster Pemkot sudah tidak ada lagi sejak pada 11 Agustus 2020 lalu.

Saat dikonfirmasi terkait pemberlakuan WFO, Sugeng Chairuddin Sekkot Samarinda mengaku masih menunggu arahan dari Dinas Kesehatan Kota atau DKK Samarinda.

Pelaksana Tugas ( Plt) Kepala Dinas DKK Samarinda Ismed Kusasih membenarkan bahwa klaster Pemkot sudah tidak ada.

Dan terkait rekomendasi tentang pemberlakuan WFO, ia menyebutkan bahwa belum mengeluarkan surat rekomendasi karena situasi belum kondusif.

Baca juga; Klaster Pemkot Samarinda Berakhir, Tunggu Rekomendasi DKK untuk Kerja Lagi di Kantor

Baca juga; Prakiraan Cuaca di 33 Kota Sabtu 15 Agustus 2020, Bandung Hujan Lokal, Samarinda Hujan Sedang

"Meskipun klaster Pemkot sudah tidak ada, tetapi situasi kita belum kondusif. Surat rekomendasi juga belum kita keluarkan, intinya itu," ujarnya Sabtu (15/8/2020) siang.

"Meskipun sudah tidak ada klaster Pemkot, tapi kita tetap masih berhati-hati. Karena kalau publik, kelonggaran sudah berjalan. Pemkot pun tidak semuanya WFH tetapi ada yang masih WFO seperti pelayanan publik yang tetap jalan. Kita tetap bergiliran berjaga, intinya belum semuanya masuk kerja, pelayanan publik saja yang masih WFO," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekkot Samarinda, Sugeng Chairuddin menyebutkan bahwa saat ini pihaknya menunggu rekomendasi DKK Samarinda.

“Masih menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan Samarinda,” ucapnya Sabtu (15/8/2020) melalui pesan instan.

Mempertegas untuk kapan masuk kerja atau aktif kembali ke kantor masih menunggu rekomendasi saja. “Iya sepanjang Dinas Kesehatan sudah merekomendasikan masuk. Ya kami masuk,” pungkasnya. (M14)

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved