Jalur Puncak Ditutup, Geng Motor Ngamuk, Polisi yang Berjaga Dibacok

Saat diberhentikan, seorang anggota geng motor mengeluarkan senjata tajam dan melakukan pembacokan,

Tribunnews
Ilustrasi Jalur Puncak Ditutup, Geng Motor Ngamuk, Polisi yang Berjaga Dibacok 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekelompok geng motor melakukan penganiayaan kepada polisi di Cianjur.

Kebrutalan mereka berawal dari kekecewaan akibat penutupan jalur puncak.

Polisi yang berjaga jadi korban kebrutalan mereka  

Anggota Sabhara Polres Cianjur dibacok oleh anggota geng motor dengan senjata tajam saat melakukan pengamanan di Pos TMC Cepu 8 Bundaran Tugu Lampu Gentur, Minggu (16/8/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Seperti dilansir dari Tribun Jabar, berdasarkan informasi yang dihimpun, sekumpulan geng motor beriringan menuju Jalan Dr Muwardi Bypass Cianjur.

Saat diberhentikan, seorang anggota geng motor mengeluarkan senjata tajam dan melakukan pembacokan.

 Kabar Duka, Jaksa yang Tuntut 2 Penyiram Novel Baswedan Setahun Penjara, Meninggal, Apa Penyebabnya?

 Siaran Langsung SCTV, Inter Milan vs Shakhtar Donetsk, Semifinal Liga Europa Tanpa Alexis Sanchez

 Bagikan Link Film dari WhatsApp ke Twitter, Tjahjo Kumolo Disemprot Sutradara, Ini Reaksi MenPAN-RB

 TERKUAK Fakta Lain Bocah 6 Tahun Wafat Karena Ambulans Tak Diberi Jalan, Sopir: Semoga Tak Terulang!

Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Sayang, Cianjur.

Anggota polisi yang dibacok bernama Briptu M Naufal Arief yang tengah melaksanakan tugas di sekitaran Bundaran Tugu Lampu Gentur.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai sempat mendatangi RSUD Sayang, Cianjur untuk melihat kondisi anggotanya yang mendapatkan luka bacokan di bagian kepala belakang.

Kronologi awal, saat itu korban sedang bertugas melakukan pengamanan di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur.

Tak berselang lama, ada segerombolan motor yang akan mengarah ke puncak.

"Posisi sedang terjadi kemacetan, jalan ditutup, anggota sedangan pengamanan itu. Terus ada gerombolan motor, kemudian mengarah kendaraan tujuannya ke Puncak. Karema tutup balik kanan mereka, terus ada yang diamankan (diantara kendaraan itu) menganggu lalulintas, memukul-mukul kendaraan kemudian diamankan, tiba-tiba anggota yang mengamankan ini dibacok," ujar Kapolres.

Ia mengatakan, kondisi korban pun sudah mendapatkan penanganan dan luka dengan panjang 10 sentimeter pun sudah dijahit.

"Di bagian kepala. Kira-kira lukanya 10 sentimeter. Kondisi korban sudah dijahit tadi. Sudah diobati masih sadar," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved