Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Penuh Haru, Staf Admin RSUD AW Syahranie Meninggal dengan Status Probable Covid-19

Tim Evakuasi BPBD Kota Samarinda yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda kembali melakukan pemakaman terhadap pasien terpapar

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Evakuasi BPBD Kota Samarinda yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda kembali melakukan pemakaman terhadap pasien terpapar covid-19.

Pemakaman dilakukan pada Kamis (20/8/2020) hari ini, di pemakaman khusus Covid-19, Jalan Serayu, Kecamatan Samarinda Utara.

Terdapat empat pasien yang harus dimakamkan dengan standar covid-19, dan satu pasien lainnya dilakukan kremasi.

Dengan demikian, hingga Kamis (20/8/2020) hari ini, telah terdapat 33 pemakaman yang dilakukan Tim Evakuasi BPBD Kota Samarinda dengan prosedur covid-19, diantaranya 30 pemakaman secara penguburan, dan 3 pemakaman dengan cara kremasi.

"Keempatnya berstatus probable, tiga pasien dikuburkan, dan satu pasien lainnya dikremasi," ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, Ifran, Kamis (20/8/2020).

Empat pasien meninggal dunia diantaranya perempuan berusia 44 tahun warga Kecamatan Samarinda Ulu, yang merupakan staf RSUD AW Syahranie bagian administrasi.

Lalu, pria berusia 56 tahun warga Kecamatan Sungai Pinang. Selanjutnya, pria berusia 55 tahun warga Kecamatan Samarinda Utara, dan seorang warga negara Malaysia berjenis kelamin pria berusia 44 tahun.

"Untuk jenazah WNA asal Malaysia dilakukan prosesi kremasi," imbuhnya.

Prosesi kremasi dilakukan di TMU krematorium Dharma Bhakti Serayu.

Rata-rata keempat pasien meninggal dengan diagnosis asma dan paru-paru basah.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved