Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Perayaan Hari Kemerdekaan, 790 Narapidana Lapas Tenggarong Turut Bersuka Cita Dapat Remisi

Remisi diserahkan secara simbolis kepada tiga warga binaan. Senin (17/08), di Lapas Kelas IIA Tenggarong.

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
REMISI - Asisten I Sekretriat Kabupaten Kukar Akhmad Taufik Hidayat didampingi Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto, memberikan remisi umum kepada 790 warga binaan atau narapidana dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020, Senin (17/8/2010). 

TENGGARONG - Asisten I Sekretriat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat didampingi Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto, memberikan remisi umum kepada 790 warga binaan atau narapidana dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020. Remisi diserahkan secara simbolis kepada tiga warga binaan. Senin (17/08), di Lapas Kelas IIA Tenggarong.

Pemberian remisi kali ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia melalui video conference oleh Menkumham Yasonna Laoly, dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Kukar (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung pemberian remisi apalagi saat ini ada program asimilasi yang dapat meringankan beban Lapas.

"Para narapidana yang telah memenuhi syarat salah satunya adalah sudah menjalani setengah dari masa pidananya dan berkelakuan baik, dapat diajukan program asimilasi yang telah dimulai pada sejak Maret," katanya.

Taufik berharap pemberian remisi ini bisa dijalankan dengan baik sehingga prosesnya berjalan terus setiap tahun. "Saya berharap warga binaan ini bisa keluar dan mendapat ilmu yang bermanfaat selama dilapas sebagaimana yang diharapkan keluarga mereka," ujar Taufik.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto mengatakan, pihaknya mengusulkan remisi untuk 808 warga binaan, namun sebagian diantaranya telah dipindahkan ke Lapas Narkotika dan Lapas Kelas IIA Samarinda. "Jadi di Lapas Kelas IIA Tenggarong yang dapat remisi 790 orang dan alhamdulillah sudah turun SK-nya," tambahnya.

Meski demikian, tahun ini warga binaan penerima remisi umum di Lapas Kelas IIA tidak ada yang langsung bebas. "Karena di tahun ini mulai bulan Maret ada program asimilasi, yaitu yang sudah menjalani setengah dari masa pidananya dan dua pertiganya per 31 Desember 2020, jadi sudah banyak yang kami asimilasikan," sambung Agus.

Lanjutnya, penerima remisi merupakan warga binaan dari berbagai macam kasus pidana dan telah memenuhi syarat untuk diusulkan, remisi yang diberikan mulai 1 sampai 5 bulan tergantung lama masa tahanan. "0 sampai 1 tahun dapat 1 bulan, 1 tahun keatas sampai 2 tahun dapatnya 2 bulan, yang banyak itu 1 sampai 5," bebernya.

Saat ini jumlah warga binaan di Lapas Kelas IIA Tenggarong mencapai 1.300 orang dari kapasitas seharusnya yaitu 350 orang.

"Selama pandemi Covid-19 ini jumlah warga binaan yang mendapat asimilasi mencapai 321 orang dan ini sangat membantu mengurangi kepadatan kapasitas di dalam Lapas," jelas Agus.

Untuk di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Samarinda yang berlokasi di Tenggarong, jumlah warga binaan penerima remisi sebanyak 147 orang.

"Untuk RU 1 sebanyak 141 orang, RU 2 ada 6 orang dan langsung bebas hari ini, tapi karena memang ada subsider jadi terhitung mulai besok mereka menjalani subsider, ada yang 3 bulan, 4 bulan dan 5 bulan," kata Kepala LPP Kelas IIA Samarinda Sri Astiana. (adv/prokom03)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved