Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Bupati FX Yapan Resmikan Padat Karya Tunai Desa Delapan Kampung di Muara Lawa

PKTD di 8 Kampung dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa sumber dananya dari dana desa, APBN, APBD Tahun 2015 sampai 2020

HUMASKAB KUBAR
PERESMIAN PKTD - Bupati FX Yapan didampingi Wabup Edyanto Arkan, Pj Sekda Achmad Sofyan, Asisten II Ayonius, Kepal DPMK Faustinus Syaidirahman dan Camat Muara Lawa Suhaimi, menandatangani prasasti peresmian pembangunan di 8 Kampung, Kecamatan Muara Lawa. 

SENDAWAR - Pemerataan pembangunan dalam beberapa wilayah di Kutai Barat telah menjadi prioritas utama pemerintah Kutai Barat, sejak 2016 lalu. Memasuki tahun keempat kepemimpinan Bupati FX Yapan dan Wakil Bupati H Edyanto Arkan, pembangunan konsisten dilaksanakan.

Dalam meningkatkan pelayanan kapada masyarakat, Bupati Kutai Barat secara simbolis meresmikan sarana dan prasarana kampung didampingi Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan, Pj Sekda Achmad Sofyan, Asisten II Ayonius, Kepala DPMK Faustinus Syaidirahman, Kaban Kesbangpol Suwito, Direktur Bank Kaltimtara Cabang Kutai Barat Asrar Sayuti Saeni , Camat Muara Lawa Suhaimi, Kadinkes dr Ritawati Sinaga dan unsur lembaga kampung, di kantor BPU Kampung Muara Lawa, Kecamatan Muara Lawa. Sabtu (22/08).

Menurut Bupati Yapan, pada tahun anggaran 2017 lalu, dilaksanakan Pengadaan dan Pemasangan Pipa Distribusi dari IPA Pusung menuju Muara Lawa dan Lambing dengan total anggaran Rp 6,1 miliar. Kedua, pembangunan jalan konektivitas jalan poros menuju Lotaq dan Muara Begai secara bertahap pada tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020 sebesar Rp 3 miliar. Hal ini membuktikan, pemerintah telah membangun Kutai Barat berdasarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan bukan kepentingan semata.

Lebih lanjut Bupati Yapan mengatakan, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) ini merupakan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja dan sebagai upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat dan mengoptimalkan potensi daerah yang dapat dikembangkan, demi meningkatkan peluang pendapatan, aksesibilitas masyarakat, dan perekonomian lokal.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sangat mengapresiasi pencapaian Kampung Muara Lawa yang berhasil meraih predikat mandiri. Kiranya hal tersebut dapat dipertahankan dan dicontoh kampung lainnya. Kepada para Petinggi dan BPK, diharapkan dapat meningkatkan koordinasinya satu sama lain dan seluruh elemen pembangun di kampung, lebih berperan aktif dalam menyusun program kerja di kampung masing-masing sehingga kedepannya status IDM kampung dapat meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Bupati.

Sementara menurut Camat Muara Lawa Suhaimi dalam laporannya menyebutkan, peresmian bangunan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di 8 Kampung dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa sumber dananya dari dana desa, APBN, APBD Tahun 2015 sampai 2020. Kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain yaitu Kampung Payang (Posyandu Lansia), Kampung Cempedas (Jembatan Gantung), Kampung Muara Lawa (Gedung BPU), Kampung Benggris (Kantor Desa) Kampung Lambing (Posyandu Lansia & Balita) Kampung Muara Begai (Gapura Kampung) Kampung Dingin (Semenisasi Gang) Kampung Lotaq (Semenisasi Jalan).

Selain peresmian pembangunan PKTD, Bupati Kutai Barat pada kesempatan tersebut juga menyerahkan masker dalam rangka launching Gerakan Setengah Miliar Masker dan penyerahan pupuk cair secara simbolis yang diberikan kepada Kelompok Tani Mengkayoongk Jaya dari Kampung Lambing, Kelompok Tani Bersama dari Kampung Lotaq dan Kelompok Wanita Tani Mandiri dari Kampung Bangeris.(adv/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved