Inikah Tempat dengan Suhu Udara Tertinggi di Dunia? Mencapai Lebih dari 50 Derajat Celcius

Inikah tempat dengan suhu udara tertinggi di dunia ? mencapai Lebih dari 50 derajat celcius

Editor: Nur Pratama
Ingo70/Shutterstock
Papan peringatan mengenai panas ekstrem di Death Valley, California 

TRIBUNKALTIM.CO - Inikah tempat dengan suhu udara tertinggi di dunia ? mencapai Lebih dari 50 derajat celcius

Berapa suhu udara terpanas yang pernah kamu rasakan?

Jika sebatas 35 derajat Celcius, bisa jadi itu belum terlalu panas.

Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat (AS) mencatat suhu udara tertinggi di Bumi pada Minggu (16/8/2020).

Dalam laporan tersebut, suhu tertinggi terjadi di Death Valley, California, Amerika Serikat.

Melansir dari Inhabitat, suhu tinggi di Death Valley adalah hal yang biasa, tetapi suhu tinggi baru-baru ini mengalahkan rekor suhu sebelumnya.

 Viral di Twitter #WeLoveYouRom, Dukungan ke Romelu Lukaku, Depresi Gagal Bawa Inter Milan Juara

 Mahfud MD Anggap Aneh Jika Data Milik Kejagung Hilang Pasca Kebakaran Besar

 Belum Dapat BLT Karyawan Swasta 25 Agustus? Masih Ada Kesempatan Daftarkan Rekening ke BPJamsostek

tribunnews
Death Valley (wikimedia.org)
 
Menurut National Weather Service, suhu udara di Death Valley mencapai 130 derajat Fahrenheit atau 54,5 derajat Celcius, masih menunggu verifikasi setelah dicatat oleh alat pemantau cuaca di daerah tersebut.

Hal ini membuat bertanya-tanya, apakah ini pemanasan global?

Terjadinya suhu tertinggi di Death Valley bertepatan dengan gelombang panas di Pantai Barat.

Layanan Cuaca Nasional memperkirakan suhu udara di Death Valley diperkirakan akan meningkat lagi minggu ini.

Dampak suhu udara tertinggi di Bumi

Tak cuma panas udara yang dirasakan penduduk California.

Dilansir TribunTravel dari Inhabitat, warga berhari-hari mengalami pemadaman listrik.

tribunnews
Death Valley (Live Science)

Cuaca panas disebut-sebut sebagai penyebab kerusakan peralatan pasokan listrik.

Brandi Stewart, yang tinggal dan bekerja di Taman Nasional Death Valley, memilih menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan selama bulan Agustus setiap tahun.

"Saat ke luar rumah, rasanya seperti wajah dipukul sekumpulan pengering rambut," kata Stewart pada BBC.

"Terasa panas dan seperti berjalan dalam oven," lanjutnya.

Sebelumnya, suhu udara tertinggi di dunia tercatat pada angka 129,2 derajat Fahrenheit atau 54 derajat Celcius.

(TribunTravel/Sinta Agustina)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved