Breaking News:

Berita DPRDKalimantan Timur

Sigit Wibowo Minta Seluruh OPD Pemprov Kaltim Optimalkan Penyerapan Anggaran

Terutama terhadap pilihan pembiayaan-pembiayaan yang bersinggungan langsung dengan pencapaian kesejahteraan secara kolektif.

HUMAS DPRD KALTIM
Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo 

SAMARINDA- Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim agar dapat mengoptimalkan realisasi belanja APBD 2020 sebagaimana yang telah ditetapkan DPRD Kaltim bersama Pemprov Kaltim.

Politikus PAN ini menyampaikan, optimalisasi belanja pemerintah diharapkan pada dua hal. Pertama, belanja pemerintah yang akan berguna dalam memicu pergerakan ekonomi masyarakat dan regional Kaltim. Sekaligus sebagai instrumen yang memastikan politik anggaran yang telah disepakati dan dijalankan dengan baik. Kedua, optimalisasi realisasi belanja dapat memperkecil sisa anggaran pada struktur APBD Kaltim.

"Besarnya sisa anggaran yang tidak terserap pada beberapa tahun terakhir telah mengurangi kesempatan masyarakat dalam menikmati hasil pembangunan. Di sisi lain, dapat menghambat percepatan tujuan program-program yang telah direncanakan," ungkapnya.

Untuk mengotimalkan realisasi anggaran belanja tersebut, wakil rakyat asal daerah pemilihan Balikpapan ini mengimbau seluruh anggota DPRD Kaltim bersama-sama dengan Pemprov Kaltim untuk terus meningkatkan kualitas politik anggaran. Terutama terhadap pilihan pembiayaan-pembiayaan yang bersinggungan langsung dengan pencapaian kesejahteraan secara kolektif.

"Untuk itu, realisasi anggaran terhadap infrastruktur, pertanian, perkebunan, perikanan, ekonomi kerakyatan, termasuk program-program yang memunculkan dampak ganda (multiplier effect) bagi pencapaian kesejahteraan kolektif harus menjadi prioritas utama kita," imbaunya.

Lebih lanjut dia juga mengingatkan, nantinya dalam melaksanakan APBD Tahun Anggaran 2021 agar berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku. Termasuk harus menerapkan prinsip efisien, efektif dan tetap menghindari pemborosan keuangan daerah.

"Pengukuran kualitas pengeluaran anggaran sudah harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh, agar tidak terbatas pada tingkat capaian realisasi anggaran saja. Tetapi sudah harus sampai pada tingkat pengaruh dari tujuan anggaran yang ditetapkan," tambahnya. (adv/hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved