Breaking News:

Pengakuan Djoko Tjandra Dibongkar Bareskrim Polri, Beri Uang ke Jenderal Polisi, Minta Bereskan Ini

Bareskrim Polri bongkar pengakuan Djoko Tjandra beri uang ke Jenderal polisi minta red notice dihapus Interpol.

Tangkapan Layar YouTube Kompas TV
Pengakuan Djoko Tjandra Dibongkar Bareskrim Polri, Beri Uang ke Jenderal Polisi, Minta Bereskan Ini 

TRIBUNKALTIM.CO - Bareskrim Polri bongkar pengakuan Djoko Tjandra beri uang ke Jenderal polisi minta red notice dihapus Interpol.

Kabar terbaru dari kasus Djoko Tjandra dibeberkan Bareskrim Polri.

Setelah resmi menjadi tersangka, Djoko Tjandra blak-blakan kepada Bareskrim polri terkait kasus penghapusan red notice di Interpol.

Dicecar 55 Pertanyaan Selama 6,5 Jam, Djoko Tjandra Akhirnya Mengaku Menyuap Polisi, Berapa Banyak?

Mahfud MD Bongkar Nasib Berkas Kasus Jaksa Pinangki & Djoko Tjandra Setelah Kejaksaan Agung Terbakar

Bareskrim Polri Akui Periksa Mantan Ketua KPK Antasari Azhar untuk Kasus Djoko Tjandra

Berdasarkan pengakuan Djoko Tjandra, ia telah mengakui memberikan uang kepada polisi terkait penghapusan red notice di Interpol atas namanya.

"Yang bersangkutan memang sudah mengakui itu, telah memberikan sebanyak uang tertentu kepada para tersangka," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020).

Diketahui, Djoko Tjandra berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penghapusan red notice tersebut.

Djoko Tjandra diduga sebagai pemberi suap.

Sementara, dua tersangka yang diduga sebagai penerima suap, yaitu dua Jenderal polisi, Irjen Napoleon Bonaparte serta Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo.

Informasi itu diketahui penyidik setelah memeriksa Djoko Tjandra pada hari ini selama 6,5 jam sejak pukul 09.30 WIB.

Pada pemeriksaan tersebut, kata Awi, Djoko Tjandra dicecar 55 pertanyaan.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved