Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar Akan Bangun Depot Arsip, Wabup Minta Aparat Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan

Wakil Bupati Kutai Kartanegara H Chairil Anwar membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Kearsipan

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
RAKOR KEARSIPAN - Wakil Bupati Kukar H Chairil Anwar saat membuka rapat koordinasi penyelenggaraan kearsipan. 

TENGGARONG -Wakil  Bupati Kutai Kartanegara H Chairil Anwar membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Kearsipan di lingkunganKabupaten Kutai Kartanegara tahun 2020. Rakor dilakukan secara virtual di Ruang Vidcon Kantor Bupati Kutai Kartanegara, pekan tadi.

Wakil Bupati Kukar H Chairil mengatakan, melalui Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI No:62 tahun 2020 tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dalam mendukung Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, menekankan agar semua Perangkat Daerah pencipta arsip melakukan penyelamatan Arsip Covid-19 dan menyerahkan ke Lembaga Kearsipan Daerah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar. "Dokumen tersebut akan dilaporkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia," ujarnya.

Pemkab Kukar telah mengambil langkah - langkah dalam mewujudkan pengelolaan arsip diantaranya adalah, menerbitkan surat Keputusan Bupati No: B1071DPRD/PPHAT/032/03/2020 tentang Penetapan Penggunaan dan Pemanfaatan Aset Pemerintah Daerah di Desa Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang untuk perluasan RSU AM Parikesit, Gedung PMI dan Kantor Diorama dan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar.

"Kedepan di lahan ini akan dibangun Depot Arsip. Sehingga OPD dapat menyerahkan Arsip Statis ke Lembaga Kearsipan Daerah sebagaimana ketentuan penyelenggara," ucapnya.

Wabup juga mengingatkan sekaligus berpesan kepada seluruh Perangkat Daerah harus serius dalam penanganan dan pengelolaaan arsip sebagaimana ketentuan yang ada, karena terdapat konsekuensi pidana terhadap arsip yang hilang.

"Terus semangat dalam percepatan perbaikan. Sebelum dilakukan monitoring tindak lanjut pengawasan kearsipan yang akan dilaporkan pada 31 Agustus 2020 kepada Bupati dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)," tandasnya.

Chairil mengapresiasi OPD yang telah menunjukkan kinerja yang baik, dan kepada OPD yang masih berkinerja kurang baik dalam pengelolaan arsip kedepannya agar dapat ditingkatkan. "Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, rakor ini bertujuan agar Pemkab Kukar dalam hal ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar yang melaksanakan kegiatan meeting obyek pengawasan kearsipan internal pada 28 Februari 2020 lalu, kegiatan tersebut dalam rangka penyampaian informasi tentang proses audit kearsipan tahun 2020 oleh Lembaga Kearsipan Daerah kepada 58 OPD dan 68 Desa se-Kukar.

Pada tanggal 30 Juli 2020 juga telah melaksanakan kegiatan bedah risalah sementara audit kearsipan internal tahun 2020. Dalam rakor tersebut diberikan juga penilaian dan penghargaan pengelolaan kearsipan kepada OPD dan Desa di lingkungan Pemkab Kukar.(adv/prokom03)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved