Breaking News:

Tommy Sumardi dan Seorang Jenderal Tak Ditahan Bareskrim Polri, Sudah Akui Terima Uang Djoko Tjandra

Tommy Sumardi dan seorang Jenderal polisi, Irjen Napoleon Bonaparte tak ditahan Bareskrim Polri, akui rerima uang untuk hapus red notice Djoko Tjandra

Kolase TribunKaltim.co / Tribunnews
Tommy Sumardi dan Seorang Jenderal Tak Ditahan Bareskrim Polri, Sudah Akui Terima Uang Djoko Tjandra 

TRIBUNKALTIM.CO - Babak baru kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra, Tommy Sumardi dan seorang Jenderal polisi, Irjen Napoleon Bonaparte tak ditahan Bareskrim Polri, padahal sudah akui rerima uang untuk hapus red notice.

Terkait kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra, penyidik Bareskrim Polri sudah memerioksa tersangka.

Mereka yang diperiksa antara lain, dua Jenderal polisi, Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo, serta pengusaha Tommy Sumardo.

Dicecar 55 Pertanyaan Selama 6,5 Jam, Djoko Tjandra Akhirnya Mengaku Menyuap Polisi, Berapa Banyak?

Pengakuan Djoko Tjandra Dibongkar Bareskrim Polri, Beri Uang ke Jenderal Polisi, Minta Bereskan Ini

Bareskrim Polri Akui Periksa Mantan Ketua KPK Antasari Azhar untuk Kasus Djoko Tjandra

Sementara itu pasca diperiksa, seorang Jenderal polisi beserta Tommy Sumardi dikabarkan tak ditahan Bareskrim Polri.

Malahan penyidik Bareskrim Polri memperbolehkan Tommy Sumardi dan seorang Jenderal polisi untuk pulang.

Apa penyebabnya?

Sebelumnya, Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo mengakui menerima sejumlah uang untuk membantu penghapusan red notice Djoko Tjandra saat masih menjadi buronan interpol.

Pengakuan itu setelah Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri memeriksa keduanya dalam statusnya sebagai tersangka di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

"Sudah kita lakukan pemeriksaan dan telah mengakui menerima uang tersebut.

Kita pastikan memang demikian. Mereka menerima aliran dana itu," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/8/2020) malam.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved