Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Agar Paham Hak dan Kewajibannya di Pilkada 2020, Kesbangpol Gelar Sosialisasi Ini untuk Perempuan

Sosialisasi itu diikuti peserta dari anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader Posyandu, kelompok sosial keagamaan

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
SOSIALISASI - Wakil Bupati Kuar Chairil Awar membuka sosialisasi pendidikan politik bagi perempuan dan pemilih pemula dalam persiapan Pilkada 2020 di Balai Kecamatan Sebulu, akhir pekan tadi. Kegiatan ini digelar oleh Badan Kesbangpol Kukar. 

TENGGARONG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan sosialisasi pendidikan politik bagi perempuan dan pemilih pemula dalam persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, dibuka oleh Wakil Bupati Kukar H Chairil Anwar di Balai Kecamatan Sebulu, akhir pekan tadi.

Sosialisasi itu diikuti peserta dari anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader Posyandu, kelompok sosial keagamaan serta para pelajar yang telah memiliki hak suara se-Kecamatan Sebulu.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Kukar Sutrisno mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran politik perempuan terhadap peran, hak dan kewajibannya dalam bidang politik. "Kegiatan yang bertujuan untuk dapat meningkatkan elektabilitas dari legitimasi konstitusional yang mampu mengakomodir hak-hak kaum perempuan," ucap Sutrisno.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Kukar H Chairil Anwar mengatakan, undang-undang pemilihan umum merupakan kebijakan inti mengenai isu presentasi politik perempuan yang di dalamnya ditegaskan mengenai kuota perempuan di parlemen.

"Hal tersebut menjadi berita baik bagi kaum perempuan, secara tekstual undang-undang tersebut mengakui adanya kebutuhan untuk melibatkan perempuan dalam partai politik sebagai upaya agar perempuan dapat memperoleh akses yang lebih luas dalam pengambilan keputusan," ujarnya.

Menurutnya, peningkatan partisipasi politik perempuan dapat diupayakan melalui pendidikan politik yang mampu menciptakan kemampuan dan kesadaran perempuan akan hak dan kewajibannya dalam bidang politik.
Sementara terkait dengan masuknya tahapan, persiapan dan penyelenggaraan pemilihan umum, Bupati menyebutkan terdapat beberapa hal yang perlu menjadi atensi bersama, khususnya terkait potensi kerawanan pilkada.

Di antaranya data pemilih, konflik antar pendukung, distribusi logistik, masa pencoblosan dan saat penghitungan suara.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kukar Ahyani Fadianur Diani, Kepala Badan Kesbangpol Kukar Rinda Desianti, Camat Sebulu Mochvijar, serta unsur forum koordinasi pimpinan Kecamatan Sebulu.(adv/prokom)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved