Breaking News:

Pilkada Malinau

Diduga Partainya Dicatut Balon Bupati, Ketua Hanura Malinau : Kita Bisa Polisikan

Secara tegas, Heri meminta, agar seluruh atribut Partai Hanura yang melekat di setiap publikasi balon peserta Pilkada Malinau

Penulis: Purnomo Susanto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/PURNOMO SUSANTO
Pelaksana Tuga (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Malinau, Herianto Ciunadi 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Pencatutan nama Partai Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura), diduga dilakukan oleh salah satu tim bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Malinau, Kalimantan Utara.

Mengetahuia hal ini, Pelaksana Tuga (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Malinau, Herianto Ciunadi langsung bereaksi.

Secara tegas, Heri meminta, agar seluruh atribut Partai Hanura yang melekat di setiap publikasi balon peserta Pilkada Malinau tersebut dapat segera ditanggalkan.

“Dukungan sudah kami tentukan, yakni kepada pasangan Wempi-Jakaria (WIRA). Surat dukungan pun sudah kami sampaikan,” ujarnya saat diwawancara awak Tribunkaltim.co, pada Kamis (27/8/2020).

Baca Juga: Giring Ganesha Kedatangan Tamu Istimewa, Vokalis Band Ini Minta Dukungan Maju di Pilkada Sulteng

Baca Juga: Agar Paham Hak dan Kewajibannya di Pilkada 2020, Kesbangpol Gelar Sosialisasi Ini untuk Perempuan

“Jadi, apabila ada atribut partai kami berada di balon lain maka kami nyatakan bahwa itu adalah ilegal. Dan kami minta, agar itu semua dicabut atau ditutup,” lanjutnya.

Bahkan, secara tegas pula Herianto mengatakan, akan membawa persoalan ini ke meja hijau apabila atribut partai bentukan Jenderal Purnawirawan Wiranto tidak segera dicopot dari publikasi balon tersebut.

“Kami bisa polisikan kalau pernyataan kami ini tidak diindahkan. Untuk itu, sekali lagi kami minta segera semua atribut partai kami dicabut,” tegasnya.

Adapun waktu pencabutan, Heri menuturkan, DPC Partai Hanura Malinau memberikan waktu selama tiga hari untuk segera melakukan pencabutan atribut partai.

“Kami beri waktu tiga hari. Setelah tiga hari masih ada atribut atau nama partai kami dipakai, maka akan kami surati. Kalau masih tidak diindahkan, maka akan kami ambil tindakan sesuai aturan hukum,” tuturnya. (*)

Baca Juga: KPU Tetapkan RSUD AM Parikesit Sebagai Lokasi Tes Kesehatan bagi Para Bakal Calon Pilkada Kukar

Baca Juga: Faridil Murad-Masnur Anwar tak Ajukan Sengketa ke Bawaslu, Pilkada Bulungan Tanpa Balon Perseorangan

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved