Breaking News:

Cegah Radikalisme, Kodam VI/Mulawarman Beri Pembekalan Pencegahan Radikalisme kepada Prajurit

Sebanyak 150 Prajurit Perwira dan Bintara di Kodam VI/Mulawarman menerima pembekalan tentang pencegahan radikalisme di lingkungan TNI AD.

HO
Sebanyak 150 Prajurit Perwira dan Bintara di Kodam VI/Mulawarman menerima pembekalan tentang pencegahan radikalisme di lingkungan TNI AD dari Tim Sintelad yang berlangsung di aula Makodam VI Mulawarman. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 150 Prajurit Perwira dan Bintara di Kodam VI/Mulawarman menerima pembekalan tentang pencegahan radikalisme di lingkungan TNI AD dari Tim Sintelad, bertempat di Aula Makodam VI/Mulawarman, (27/8/2020).

Turut hadir pada acara pembukaan kegiatan pembekalan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, SE, MM, MTr (Han) berdampingan dengan Waasintel Kasad Bid Manajemen Intel Brigjen TNI Edy Sutrisno selaku Ketua Tim dari Sintelad, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta serta para Asisten Kasdam VI/Mulawarman.

Tujuan diselenggarakan pembekalan pencegahan radikalisme ini agar keluarga besar satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman memahami hal-hal yang berkaitan dengan radikalisasi dan terorisme termasuk didalamnya kontra radikalisasi serta deradikalisasi.

Sebanyak 150 Prajurit Perwira dan Bintara di Kodam VI/Mulawarman menerima pembekalan tentang pencegahan radikalisme di lingkungan TNI AD dari Tim Sintelad di Makodam.
Sebanyak 150 Prajurit Perwira dan Bintara di Kodam VI/Mulawarman menerima pembekalan tentang pencegahan radikalisme di lingkungan TNI AD dari Tim Sintelad di Makodam. (IST/HUMAS)

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya mengatakan, secara umum tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan pemahaman tentang bahaya penyebaran paham radikalisme bagi personel TNI AD.

Diharapkan melalui pembekalan ini bisa memberikan pengetahuan yang benar guna menangkal penyebaran paham radikalisme dan personel Kodam VI/Mulawarman baik prajurit maupun PNS terbebas dari kemungkinan terpapar radikalisme jika mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya.

Pangdam juga berpesan untuk para peserta agar mengikuti kegiatan ini secara seksama guna memberikan pengetahuan yang cukup untuk nantinya bisa disampaikan kepada personel lain di satuannya.

Sementara itu, membacakan sambutan Asintel Kasad, Brigjen TNI Edy Sutrisno selaku Ketua Tim dari Sintelad mengatakan, penyebaran paham radikal tidak hanya menyasar kepada masyarakat biasa, pegawai lembaga negara, bahkan juga dapat menyusup dalam diri personel TNI AD maupun keluarganya.

Oleh karena itu pengetahuan tentang bahaya paham radikal mutlak dibutuhkan sehingga dapat menjadi penangkal bagi diri sendiri maupun keluarga. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved