Breaking News:

Jembatan Sei Mului Diresmikan, Sekarang Swan Slutung Paser tak Terisolir Lagi

Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, sekarang tidak terisolir lagi. Sudah ada jembatan yang memperlancar semua aktifitas warga

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya meresmikan penggunaan Jembatan Sei Mului Desa Swan Slutung Kecamatan Muara Komam, Kamis (27/8/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, sekarang tidak terisolir lagi. Sudah ada jembatan yang memperlancar semua aktifitas warga, termasuk mengembangkan usaha pertanian warga.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser Hasanuddin, Jumat (28/8/2020).

“Kemarin Pak Sekda (Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya) meresmikan jembatan Sei Mului,” kata Hasanuddin.

Pembangunan jembatan itu, lanjut Hasanuddin, menelan biaya Rp 12 miliar yang bersumber dari
Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler tahap akhir tahun 2019. Panjang jembatan 60 meter dengan tipe rangka baja tipe b ini dibangun untuk menghubungkan dua desa.

Baca Juga: Warga Bangun Jalan Alternatif Pasca Jembatan Long Penjalin Ambruk, DPRD Kukar Sentil Dinas PU

Baca Juga: Perbaikan Jembatan Penjalin dalam APBD Perubahan, Bupati Kukar Edi Damansyah Targetkan Tahun Depan


Sedangkan pondasi jembatan dibangun dengan jenis Bored Pile, berdiameter 60 centimeter dengan kedalaman pondasi ke dalam tanah sejauh 9 meter. Dengan rancang bangun seperti itu, jembatan diperkirakan mampu dilewati kendaraan alat berat.

“Kekuatan jembatan dibangun sesuai standar untuk menghubungkan dua desa, dengan harapan semua aktifitas warga berjalan lancar. Untuk tahun ini, kami berencana membangun dua jembatan lagi, salah satunya jembatan sepanjang 25 meter yang akan direalisasikan di APBD 2021," ucapnya.

Untuk diketahui, Desa Swan Slutung merupakan salah satu desa terpencil Provinsi Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan. Untuk memperlancar semua aktifitas warga, tahun 2019 Pemkab Paser membangunkan jembatan tersebut.

Sekarang warga Desa Swan Slutung sudah bisa menikmatinya. Dengan penuh rasa syukur, Sekda Paser Katsul Wijaya, Kamis (27/8/2020), mengunting pita yang menandai diresmikannya penggunaan Jembatan Sei Mului.

“Semoga dengan jembatan ini transportasi masyarakat tak lagi menjadi kendala, baik dalam aktifitas sehari-hari maupun menjalankan perekonomian desa,” kata Katsul di acara yang dihadiri Kepala DPUR sendiri, Kepala Disporapar HM Yusuf Sumako, Kepala Disperindagkop&UM Chandra Irwanadhi.

Kepada Camat Muara Komam Abdul Rasyid dan Kades Swan Slutung Hasan serta masyarakat setempat, Katsul Wijaya berpesan agar ikut merawat dan menjaga infrastruk jembatan, sehingga manfaatnya akan lebih lama dirasakan oleh masyarakat.

“Pemkab Paser tetap memberikan perhatian pembangunan infrastruktur, semoga kedepan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan bisa semakin ditingkatkan, sehingga transportasi antar desa berjalan lancar,” tambahnya. (*)

Baca Juga: Komisi III Panggil Dinas PU Kukar untuk Evaluasi Ambruknya Jembatan Long Penjalin

Baca Juga: Akses Jembatan Long Penjalin yang Ambruk di Tabang, Kini Sudah Bisa Dilewati Mobil Pribadi

Penulis: Sarassani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved