Breaking News:

Sekda Bontang Sebut Sanksi Denda tak Manusiawi bagi Pelanggar Protokol di Tengah Situasi Serba Sulit

Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati menegaskan pemerintah hanya memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak melakukan protokol kesehat

TribunKaltim.CO/Muhammad Fachri Ramadhani
Sekda Bontang, Aji Erlynawati menegaskan pemerintah hanya memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak melakukan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati menegaskan pemerintah hanya memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak melakukan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat.

Hal ini disampaikannya saat dihubungi via telepon, mustahil pemerintah memberikan sanksi denda kepada masyarakat. Mengingat situasi yang serba sulit di tengah pandemi Virus Corona saat ini.

"Itu kita berikan hanya sanksi sosial. Nggak mungkin kita berikan sanksi lebih berat. Sanksi denda nggak mungkin," ujarnya, Jumat (28/8/2020)

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota Bontang Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona ( covid-19 ).

"Nggak ada sanksi denda. Paling push up atau sapu jalan. Kasihan masyarakat kita, kalau sekarang kita sanksi dana. Itu nggak manusiawi banget," tuturnya.

Bagaimana dengan Pergub Nomor 48 Tahun 2020, yang isinya tegas bakal memberikan sanksi denda bagi warga yang tak mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pasal 10 huruf C menyatakan bagi setiap perorangan yang melanggar Protokol Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) dikenakan sanksi administratif berupa denda administratif sebesar Rp 100.000.

"(Perwali Bontang) telah disetujui gubernur. Tapi kita nggak ada sanksi, hanya sanksi sosial. Paling kalau bandel polisi yang nangani," ucapnya.

Tim khusus penegakan disiplin protokol Covid-19 terdiri dari Satpol PP, TNI, POLRI dan relawan covid-19 Kecamatan/Kelurahan Bontang.

Baca juga: Teroris yang Bantai 51 Jemaah Muslim di Selandia Baru Divonis Seumur Hidup, Keluarga Korban Lega

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved