Breaking News:

OPINI

Merdeka Belajar, Berprestasi dari Rumah Menyongsong Era 4.0

Gebrakan merdeka belajar yang ditetapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sejak Desember 2019 menjadi jawaban atas kondisi pandemi.

IST
Dwi Rahmawati 

Oleh: Dwi Rahmawati
TRIBUNKALTIM.CO - Gebrakan merdeka belajar yang ditetapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sejak Desember 2019 lalu seakan menjadi jawaban atas kondisi yang melanda saat ini.

Merdeka berfikir demi Indonesia bahagia, belajar tidak harus berada di ruang kelas sekolah, tapi bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Pandemi virus corona Covid-19 membuat anak-anak membatasi kegiatan di luar rumah untuk memutus rantai penyebaran virus yang menyebabkan kematian. Pada saat yang bersamaan, kegiatan belajar mengajar tetap harus dilaksanakan.

Pemerintah, guru, dan orang tua peserta didik bekerja sama agar pendidikan anak-anak Indonesia tetap berjalan. Peserta didik kini mulai terbiasa belajar dari rumah dan menikmati proses belajar yang dilakukan secara daring.

Rumah menjadi sekolah yang aman bagi anak. Kondisi pandemi memaksa guru lebih kreatif menyajikan materi pelajaran menggunakan teknologi, karena kurikulum normal tidak dapat digunakan seperti biasanya.

Dana BOS Naik, Kepala SMAN 1 Tarakan Kaltara Singgung Merdeka Belajar dan Merdeka Anggaran

Kesempatan berinovasi mengampu proses belajar jarak jauh membuat guru semakin leluasa menerapkan konsep merdeka belajar.

Penilaian tidak hanya dilakukan melalui tanya jawab soal saja, tetapi juga kemampuan menghasilkan karya. Peran orang tua dalam mendampingi peserta didik belajar di rumah menjadi sangat penting guna menyukseskan pembelajaran jarak jauh.

Pembelajar Abad 21
Aktivitas dan kegiatan belajar mengajar tidak boleh berhenti. Berbagai upaya dilakukan untuk dapat bertahan dan terus produktif di tengah pandemi virus Covid 19, yaitu dengan melakukan tatanan kebiasaan dan perilaku baru sebagai bentuk adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kondisi yang tidak biasa ini juga memengaruhi sistem pembelajaran di Indonesia yang ikut mengalami perubahan.

Para guru tidak lagi tergantung pada ruang kelas di sekolah sebagai sarana belajar, tetapi bisa menggunakan dunia sebagai ruang kelasnya.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved