Breaking News:

Hari Ini Evaluasi Sekolah Tatap Muka di Jawa Timur, Kemungkinan Jumlah Sekolah Ditambah

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melakukan evaluasi terhadap uji coba pembelajaran tatap muka yang sudah digelar selama dua pekan.

Editor: Samir Paturusi
Capture YouTube TvOne
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan melakukan evaluasi sekolah tatap muka 

TRIBUNKALTIM.CO-Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melakukan evaluasi terhadap uji coba pembelajaran tatap muka yang sudah digelar selama dua pekan.

Evaluasi rencananya akan digelar hari ini, Senin 31/8/2020). Uji coba uji coba pembelajaran tatap muka secara bertahap bertingkat berlanjut untuk jenjang SMA, SMK dan SLB 

Rencananya, jumlah sekolah yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka akan ditambah.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam wawancara di Kota Mojokerto usai gowes bersama penyintas Covid-19, Minggu (30/8/2020).

Namun berapa jumlah sekolah yang akan ditambah masih akan dikoordinasikan bersama tiga menteri besok pagi.

Baca Juga: Awal September, DJP Kaltimtara Layani Tatap Muka, Ambil Antrian Secara Daring

Baca Juga: Cara Peroleh Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud Buat Belajar Daring, Siswa Dijatah 35 GB Sebulan

“Evaluasi uji coba pembelajaran kemarin sudah dikoordinasikan dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Insya Allah untuk uji coba pembelajaran tatap muka, kita akan menambah beberapa sekolah lagi,” kata Khofifah Indar Parawansa mengawali penjelasannya.

Selama dua pekan ini, uji coba pembelajaran tatap muka dilakukan di kabupaten kota selain zona merah.

Setiap kabupaten kota yang melakukan uji coba ada sebanyak satu sekolah SMA satu sekolah SMK, dan jika ada satu SLB yang diuji coba. Totalnya sekitar 70 an sekolah di Jatim yang menjalankan uji coba sekolah tatap muka.

“Dari total jumlah sekolah itu, siswa yang masuk uji coba hanya 25 persen. Sehari hanya diisi tiga jam pelajaran tanpa istirahat, kantin tidak boleh buka. Pembelajaran uji coba ini butuh kehati-hatian dan butuh persetujuan dari bupati wali kota selaku ketua gugus tugas,” kata Khofifah Indar Parawansa kepada TribunJatim.com.

Setelah melakukan uji coba selama dua pekan, Khofifah mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan masukan dan evaluasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved