Breaking News:

Laksanakan Program CSR, PLN Beri Pelatihan Pengembangan Usaha Kain Keset bagi Warga Sangatta Utara

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur kembali melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan masyarakat

HO
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) kembali melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan terhadap masyarakat berupa pelatihan pembuatan keset di Sangatta Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO -  PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) kembali melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan terhadap masyarakat.

Teranyar, PLN mengadakan pelatihan Pengembangan Usaha Kain Keset di Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) Muhammad Ramadhansyah menjelaskan, kegiatan CSR ini merupakan bukti kepedulian PLN dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“CSR ini merupakan salah satu usaha PLN agar terbentuk kelompok yang mandiri”, ucap Ramadhan.

Program CSR ini menyasar kepada enam puluh kaum ibu di Desa Singa Gembara yang tergabung dalam kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara.

Tak hanya memberikan pelatihan pengembangan usaha kain keset, CSR PLN UIP Kalbagtim juga menyerahkan 12 unit mesin jahit, 3,4 ton bahan baku kain keset, serta bantuan pembuatan workshop pengembangan usaha kain keset yang terletak di Kantor Desa Singa Gembara.

Kegiatan serah terima CSR PLN Peduli ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Singa Gembara dengan memperhatikan prosedur protokol Covid-19, serta turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Timur H. Zaini, Camat Sangatta Utara Muhammad Basuni serta Kepala Desa Singa Gembara, Petrus Sombolayuk, dan enam orang perwakilan kelompok.

“Kami sangat mengapresiasi PLN, dengan kualitas produksi yang bagus, nantinya kami akan membantu pemasaran produk keset ini untuk dipromosikan di Pasar Induk Sangatta”, ucap H. Zaini saat menyampaikan sambutan.

Camat Sangatta Utara menyampaikan harapan semoga pelatihan dan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh kelompok PKK Singa Gembara.

“Saya harap kelompok PKK dapat berkolaborasi juga dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), agar produk asli Desa Singa Gembara ini dapat terdistribusi dan menambah nilai ekonomis bagi masyarakat”, tambah Muhammad Basuni.

Mengenai keandalan ketenagalistrikan di Sangatta, GM PLN UIP Kalbagtim menerangkan interkoneksi 150 kV Sistem Mahakam sudah terintegrasi hingga Sangatta, kedepan akan dilanjutkan dengan pembangunan transmisi ke arah Sepaso, Maloy, sampai Tanjung Redeb di Kabupaten Berau yang nantinya akan menjadi gerbang interkoneksi ke Kalimantan Utara.

“PLN juga hadir membawa energi harapan untuk meningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat, kami mohon dukungannya selalu”, tutup Ramadhan.

Kegiatan pelatihan dan praktik menjahit kain keset ini sendiri dibagi menjadi enam kelompok yang akan berlangsung hingga Minggu, 6 September 2020. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved