Breaking News:

Dijajakan Daring, Bajaka Kering Rutin Lapor Karantina

Kayu Bajaka? Ya, kayu bajaka pasti sudah banyak yang paham tentang kayu ini. Tapi tau nggak sih sobat karantina arti kayu bajaka?

HO
Dalam 1 bulan terakhir Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Kayu Bajaka? Ya, kayu bajaka pasti sudah banyak yang paham tentang kayu ini. Tapi tau nggak sih sobat karantina arti kayu bajaka?

Bajaka dalam bahasa Dayak Ngaju berarti “akar-akaran” dalam bahasa Dayak Maanyan disebutkan “wakai”, yakni beberapa ratus spesies tumbuhan pembelit-pemanjat di rimba hutan Kalimantan.

Nama “bajaka” bukan spesies tetapi nama sekumpulan akar-akaran.

Ternyata penggunaan bajaka untuk obat telah dilakukan oleh Suku Dayak Ngaju sejak beberapa ratus tahun yang lalu loh sobat karantina.

Dalam 1 bulan terakhit Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka.
Dalam 1 bulan terakhit Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka. (HO)

Pada 2019, tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya sukses memperoleh medali emas atas karya ilmiah mereka yang berjudul “Bajakah Tunggal, The Cancer Medicine from Nature” pada ajang World Invention Creativity Olympic (WICO).

Hasil dari riset mereka, didapati jika tanaman bajakah memiliki kandungan senyawa-senyawa fitonutrien yang bisa mematikan beberapa sel kanker.

Sejak saat itu minat masyarakat di seluruh Indonesia akan kayu bajakah semakin meroket.

Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka.
Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka. (HO)

Pascaviral kayu bajaka mulai dijual secara daring dengan permintaan yang tinggi dan berkelanjutan.

Di Bulan Agustus 2020, Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan untuk 572 kali permohonan dengan total 767 kg Bajaka yang dikirim ke seluruh Indonesia.

Umi Ngafifah, Pejabat Karantina Pertanian Tarakan Wilker Bandara Juwata melakukan pemeriksaan fisik terhadap puluhan paket bajakah kering untuk memastikan kayu tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan, Rabu (2/9/20).

“Kayu bajaka yang dilaporkan dalam kondisi kering, tidak berjamur serta dikemas dengan kemasan yang tertutup sehingga layak untuk dilalulintaskan kemudian bisa diterbitkan sertifikat kesehatan” ujar Umi Ngafifah. (*)

Penulis: Risnawati
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved