Breaking News:

Libatkan Staf Dalam Pengawasan Audit Sampling, Bawaslu Tarakan Buka Posko Pengaduan

Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kota Tarakan Kalimantan Utara, terjunkan staf pada saat pengawasan khusus audit sampling, Rabu (2/9/2020)

TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Bawaslu kota Tarakan saat foto bersama dengan para pemenang lomba peringatan HUT RI ke 75 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Tarakan 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kota Tarakan Kalimantan Utara, terjunkan staf pada saat pengawasan khusus audit sampling, Rabu (2/9/2020)

Ketua Bawaslu Tarakan, Zulfauzi Hasly mengatakan, karena tidak sebanding antara personel di KPU dengan seluruh jumlah TPS yang ada di Kota Tarakan.

Bayangkan saja sebanyak 428 TPS harus diawasi teman-teman tingkat kelurahan yang hanya berkisar 20 orang.

"Kita dari pimpinan Bawaslu Tarakan juga langsung terjun ke lapangan untuk memeriksa kinerja petugas PPDP," ujar Ketua Bawaslu Tarakan, Zulfauzi Hasly

Baca Juga: Bawaslu Tarakan Masih Memilah Data untuk Pilkada Kaltara, 399 Warga Binaan Lapas Miliki NIK

Baca Juga: NEWS VIDEO Bawaslu Adakan Sosialisasi Dengan Timses dan Wartawan

Tentu bukan untuk mencari kesalahan KPU Kota Tarakan, hanya saja ingin memeriksa kinerja KPU sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah KPU terapkan.

Ia sampaikan dari hasil pemeriksaannya, banyak sekali Bawaslu Kota Tarakan temukan kasus, baik sticker yang terlepas. Mungkin saja karena perekatnya yang tidak kuat.

"Bahkan ada yang tidak terdaftar dalam 1 rumah, yang mana dalam 1 rumah itu ternyata ada 2 KK dan yang terdaftar hanya 1 KK.

Mungkin di sini teman-teman media ini, keluarganya ada yang belum terdaftar," jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga membuka posko pengaduan di setiap kelurahan, kecamatan bahkan tingkat kota.

Jika tingkat kota, menurutnya bisa saja buka posko 24 jam. Namun untuk tingkat kelurahan menurutnya akan terbatas waktunya.

"Tapi yang jelas kalau memang teman-teman tidak terdaftar, silahkan laporkan saja ke petugas kami di tingkat kelurahan maupun ditingkat kecamatan, pasti mereka merespon.

kalau mereka tidak merespon, lapor saja sama kami. Sampaikan ke kita bahwa ada petugas kami yang tidak mau melayani dengan baik," tutupnya. (*)

Baca Juga: Pengawasan Pencalonan Gubernur Bukan Lagi Kewenangan Bawaslu Tarakan

Baca Juga: Bawaslu Tarakan tak Lakukan Pengawasan Pencalonan Gubernur, Ini Alasan Ketua Bawaslu Tarakan

Penulis: Risnawati
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved