Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Maslianawati Lantik Kelompok Wanita Tani Marangkayu, Ajak Bangun Usaha Rumah Tangga Produktif

"Tentunya salah satu kegiatan yang dapat dilakukan pada saat pandemi Covid-19, yakni memanfaatkan perkarangan rumah

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
LANTIK KWT - Ketua KWT Kutai Kartanegara (Kukar) Maslianawati Edi Damansyah mengukuhkan pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) di 11 desa se-Kecamatan Marangkayu di kampung Kopi Luak, Desa Prangat Baru, pekan lalu. 

TENGGARONG - Pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) di 11 desa se-kecamatan Marangkayu di kukuhkan Ketua KWT Kutai Kartanegara (Kukar) Maslianawati Edi Damansyah di kampung Kopi Luak, Desa Prangat Baru, pekan lalu.

"Semoga pengurus KWT, dapat mendorong percepatan pembangunan pertanian di Kabupaten Kukar agar semakin maju, mandiri dan sejahtera," ujar Maslianawati.

Lebih lanjut Maslianawati mengatakan, KWT merupakan salah satu kelembagaan petani yang memberdayakan peran wanita dalam hal program pembangunan pertanian. Salah satu cara yang dilakukan berupa budi daya pertanian di pekarangan dan pengolahan hasil. Meski terdengar sederhana, tapi cukup berkontribusi dalam pembangunan pertanian.

Dikatakannya, pada dasarnya kelompok tani sama, cuma yang membedakan KWT dengan petani yang lain adalah anggotanya dihuni para perempuan yang melaksanakan usaha di bidang pertanian, para isteri petani yang juga para anggota kelompok tani.

"Tentunya salah satu kegiatan yang dapat dilakukan pada saat pandemi Covid-19, yakni memanfaatkan perkarangan rumah untuk menanam sayuran atau tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan dasar kita sehari-hari," kata Maslianawati.

Dia juga mengatakan kepada pengurus yang baru dilantik untuk segera bekerja sesuai tugas, pokok dan fungsi, serta sikap profesional dan loyalitas membangun dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Kukar, khususnya di sektor pertanian dan nelayan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar Sukhrawardy, saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah, berharap KWT mampu membangun usaha produktif skala rumah tangga dengan memanfaatkan hasil pertanian.

Terutama mengembangkan sumber pangan alternatif, khususnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk dijadikan lahan bercocok tanam, sehingga dapat membantu membangun dan meningkatkan sektor pertanian di Kukar.

"KWT diharapkan aktif berpartisipasi dalam upaya pengembangan, penyediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dari pangan alternatif," ujarnya. Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba masakan tanpa menggunakan bahan dasar beras.(adv/prokom02)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved