Breaking News:

News video

NEWS VIDEO Wisma Hunian Tahanan dan Napi Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb di Razia

Satops Patnal devisi pemasyarakatan kantor wilayah Kalimantan Timur melakukan razia wisma hunian tahanan dan napi di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Satops Patnal devisi pemasyarakatan kantor wilayah Kalimantan Timur melakukan razia wisma hunian tahanan dan napi di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Berau.

Kegiatan yang dilakukan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) Gabungan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur dan Direktorat Jendral Pemasyarakat di pimpin oleh Didik Heru Sukoco.

Kata Didik tujuan dari razia tersebut untuk menertibkan para warga binaan dari barang-barang terlarang dan untuk menciptakan keamanan.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk menertibkan wisma hunian dari barang-barang terlarang dan untuk menciptakan kondisi keamanan yang harmonis dan kondusif di Rutan Tanjung Redeb," jelas Didik.

Dalam razia tersebut tim berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang diantaranya 8 Unit Handphone, 7 Unit Headset, 5 Kabel Listrik, 8 Gunting dan 17 Sendok besi besi yang disita untuk selanjutnya dimusnahkan.

Bagi yang kedapatan membawa barang terlarang masuk di Rutan itupun terancam sanksi berat.

"Sanksinya lumayan salah satunya ada yang namanya register F, maksudnya warga binaan yang masuk dalam satu tahun berjalan tidak ada usulan remisi, pengurangan masa tahanan, pelepasan bersyarat, termasuk cuti jelang bebas itu semua tidak ada," jelasnya

"Jadi kalau pidana umum itu 6 bulan sementara pidana khusus seperti narkoba  harus menunggu 8 bulan lagi untuk bisa diusulkan itupun jika yang bersangkutan berkelakuan baik," pungkasnya.

Kepala bidan Keamanan Kanwil Kemenkumham Kaltim itu mengatakan warga binaan yang bisa mendapatkan register F jika melakukan pelanggaran seperti seperti membawa sabu, hp termasuk melakukan perkelahian atau pengeroyokan dalam Rutan. (*)

IKUTI >> News Video

IKUTI >> News Video

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved