News Video
NEWS VIDEO Melisa ARMY Fans BTS Tarik Pelatuk Pistol, Trending di Twitter, Sebut Nama Yoongi
Sebelum mengakhiri hidupnya, Melisa bercerita pada Suga BTS, ia memanggilnya dengan sebutan Yoongi.
TRIBUNKALTIM.CO- Detik-detik Melisa ARMY fans BTS tarik pelatuk pistol, trending di Twitter, selalu sebut nama Yoongi
Melisa ARMY fans BTS mendadak viral, perempuan asal Turki tersebut nekat bunuh diri.
Pistol milik ayahnya dijadikan alat untuk mengakhiri hidupnya.
Peluru sukses menembus kepala perempuan berusia 16 tahun tersebut.
Namun sebelum Melisa menarik pelatuk pistolnya, fans boy band KPop asal korea itu mengungkap kehidupan pribadinya dengan membalas cuitan Suga di akun @BTS_twt.
Belakangan diketahui, dalam cuitannya, Melisa, pemilik akun @onabunagecityok terungkap bahwa dirinya dibenci oleh ayahnya sendiri, lantaran menyukai musik KPop.
Sebelum mengakhiri hidupnya, Melisa bercerita pada Suga BTS, ia memanggilnya dengan sebutan Yoongi.
Berikut rentetan cuitan Melisa sebelum bunuh diri yang Tribunjateng.com terjemahkan:
1 September 2020
5.41: Aku berharap memiliki keberanian untuk mengakhiri hidupku sendiri, karena tidak melakukanya aku mengalami hal-hal yang lebih menyakitkan. Situasi ini membuatku bosan. Mungkin aku kekanak-kanakan, tapi jika perasaan ini tidak hilang, aku bisa melakukan hal-hal yang tak bisa diubah suatu hari nanti, Yoongi.
5.47: Kondisiku buruk, aku kesakitan dan dalam emosi yang berigtu berat hingga tak bisa mengungkapkannya padamu. Tidka pernah bergitu sulit mengungkapkan pikiranku lewat kata-kata. Terkadang aku hanya ... aku hanya benar-benar ingin tahu, kenapa aku seperti ini? Kenapa aku bertingkah seperti ini, ada apa denganku, Yoongi?
6.08: Terima kasih karena telah mendengarkanku selama berbulan-bulan, kadang menenangkanku, ada bersamaku ketika menangis, semuanya membantuku sampai ke hari ini. Maaf, aku melakukan banyak hal yang mengecewakan. Aku tak bisa menjaga kata-kataku dan menyakiti sendiri, aku akan melakukan hal yang sama.
6.11: Aku tidak berpikir bisa pergi tanpamu, tapi lebih baik aku memikirkannya. Jika aku tidak bisa memperbaiki apa pun ketika aku kembali, akankah kita berpisah? Yoongi, aku takut, umurku 16 tahun, aku merasa hidupku sudah berakhir.
6.15: Aku sayang kamu, sayangnya kita belum pernah bertemu dan tidak akan pernah bertemu. Aku tidak ingin kamu mengenal orang sepertiku. Maaf menjadi orang seperti ini, aku sudah mencoba tapi tidak bisa memperbaikinya. Maaf. Tidur yang nyenyak Yoon, tidur yang nyenyak.
(*)