Breaking News:

Pembukaan Bioskop di Balikpapan Belum Jelas, CGV Cinemas Plaza Balikpapan Masih Tunggu Pusat

Beredar kabar burung, bahwa bioskop akan mulai beroperasi kembali menggunakan protokol pencegahan covid-19, pada 10 September mendatang.

TRIBUNKALTIM.CO, HERIANI
CGV Plaza Balikpapan belum beroperasi bahkan setelah ada pelonggaran aktivitas sosial ekonomi dari pemerintah setempat. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat rupanya mesti bersabar lebih lama lagi, apabila ingin menonton film di bioskop.

Pasalnya, belum ada kejelasan kapan waktu pasti pembukaan tempat menonton film layar lebar ini.

Beredar kabar burung, bahwa bioskop akan mulai beroperasi kembali menggunakan protokol pencegahan covid-19, pada 10 September mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ella Atresia selaku Cinema Manager CGV Cinemas Plaza Balikpapan menyebut, masih menunggu putusan dari pusat.

Diketahui, jaringan bioskop di daerah akan dibuka, jika DKI Jakarta sudah melakukannya terlebih dahulu. Hal ini karena pembukaannya mengacu pada jadwal di Ibukota.

Baca Juga: Ridwan Kamil tak Mau Ikut Anies Baswedan Buka Kembali Bioskop, Bagaimana Sikap Ganjar Pranowo?

Baca Juga: Anies Baswedan Ditentang Politikus PAN dan Bamsoet Soal Rencana Kembali Buka Bioskop di Jakarta

"Kita masih terus koordinasi dengan pemerintah dan internal untuk fokus persiapan dan pematangan protokol kesehatan di bioskop," ujarnya saat dihubungi, Minggu (6/9/2020).

Ella meneruskan, surat putusan dari Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (DPP GPBSI), dimana pihaknya bersiap menerima surat keputusan serta sejumlah arahan regulasi yang  nantinya akan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, terkait penyelenggaraan kembali kegiatan operasional bioskop.

Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, Flix Cinema, Kota Cinema, Lotte Cinema, New Star Cineplex serta bioskop Independen yang tersebar di beberapa daerah.

Akan mematuhi dan menerapkan seluruh arahan yang akan ditetapkan oleh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah.

Pengelola bioskop berkomitmen untuk memberlakukan sejumlah protokol kesehatan yang ketat saat bioskop diperkenankan kembali melakukan kegiatan operasional.

Adapun protokol tersebut diantaranya, baik petugas bioskop dan pengunjung wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, penerapan physical distancing baik di seluruh lingkungan bioskop, mengimbau transaksi non-tunai atau memanfaatkan pemesanan tiket secara online, serta menjaga kebersihan tangan.

Dalam surat putusan tersebut dijelaskan peran bioskop terhadap masyarakat sangat besar manfaatnya. Antara lain dapat meningkatkan imunitas dan kebahagiaan masyarakat melalui hiburan yang positif, serta menjadikan masyarakat sehat jasmani dan rohani.

Jika nantinya bioskop bisa beroperasi di masa pandemi, pengelola juga mengharapkan kerjasama yang baik dari masyarakat penonton untuk bersama-sama mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah demi keselamatan bersama.

"Kita berdoa bersama, agar persiapan berjalan baik untuk memulai operasional. Juga dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian bangsa tanpa melupakan protokol kesehatan," harapnya. (*)

Baca Juga: Disbudpar PPU Belum Bisa Pastikan Gelaran Festival Nondoi, Ini Alasannya

Baca Juga: Tambah 7 Kasus Konfirmasi Covid-19, Ada Warga Luar Tarakan

Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved