Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Mulai Hari Ini, Pedagang Pasar Induk Bayar Retribusi dengan Cara Non Tunai

Asisten Ekonomi Pembangunan Setkab Kutai Timur, Drs Suroto M Si meresmikan penyelenggaraan retribusi pasar tradisional secara non tunai.

Penulis: Margaret Sarita | Editor: Ardians

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Asisten Ekonomi Pembangunan Setkab Kutai Timur, Drs Suroto M Si meresmikan penyelenggaraan retribusi pasar tradisional secara non tunai.

Peresmian yang dihadiri Direktur Kepatuhan Bankaltimtara, Andi Hadiwijaya, perwakilan BI Paulus BW Sopawena, Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sangatta,

Rusandi Arif dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Ahmad Zaini, digelar di area parkir Pasar Induk Sangatta, Selasa (8/9/2020).

Dalam peresmian tersebut, Bankaltimtara juga menunjukkan cara transaksi non tunai tersebut pada para pedagang pasar.

Mereka cukup menggunakan kartu ATM Komunitas Pasar yang berfungsi sebagai kartu anggota dan kartu ATM, serta dapat menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Kartu ATM digesek pada mesin EDC yang dibawa oleh petugas penagihan retribusi pasar dan langsung keluar bukti bayarnya.

“Saat ini, sudah ada 350 pedagang Pasar Induk Sangatta yang membuka rekening di Bankaltimtara untuk pembayaran retribusi non tunai.

Sebagian dari jumlah tersebut, sudah didaftarkan QRIS.

Menurut rencana, pembayaran retribusi pasar tradisional ini akan diimplementasikan pada pembayaran retribusi harian, retribusi bulanan untuk sewa lapak maupun retribusi parkir,” kata Direktur Kepatuhan Bankaltimtara, Andi Hadiwijaya.

Saat ini, Kabupaten Kutai Timur merupakan pilot project implementasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan Elektronifikasi Transaksi Pemda  (ETP) yang dicanangkan Bank Indonesia, khususnya untuk pembayaran retribusi pasar tradisional non tunai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved