Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Bupati Tebar Benih Lele Bioflok, Bupati Edi: Tumbuhkan Jiwa Entreprenuer Santri Ponpes Ibnu Karim

menebar 28 ribu bibit ikan lele di kolam Bioflok Pondok Pesantren Ibnu Karim, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin(7/9).

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
TEBAR BENIH - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Dadang S Supriatman, dan Kepala BPBAT Mandiangin Kalsel Andy Artha Donny, menebar 28 ribu bibit ikan lele di kolam Bioflok Pondok Pesantren Ibnu Karim, Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang, Senin(7/9/2020). 

TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Dadang S Supriatman, dan Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin Kalsel Andy Artha Donny, menebar 28 ribu bibit ikan lele di kolam Bioflok Pondok Pesantren Ibnu Karim, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin(7/9).

Bupati mengatakan, pengembangan budidaya ikan lele dengan sistem Bioflok (budidaya ikan lele untuk meningkatkan kualitas air kolam atau air) sangat pas dilakukan di pondok pesantren. Jadi, pondok bukan hanya tempat mengaji tetapi menjadi pondok moderen yang mempelajari banyak hal.

"Selain memperdalam ilmu agama, program seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur (kemandirian menciptakan sumber penghasilan dengan membuka usaha) selama menuntut ilmu di pondok, dan akan terpakai usai mengenyam pendidikan," ungkapnya.

Edi berharap nantinya sektor pertanian dalam arti luas yang merupakan andalan bagi Kukar yang termasuk di dalamnya sektor perikanan, mendapat dukungan dana alokasi khusus dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Juga Kukar menjadi fokus pada program nasional sehingga bisa disinergikan dengan prioritas program Pemkab Kukar.

Bupati juga mengapresisasi atas kepercayaan KKP RI kepada Kutai Kartanegara untuk mengelola kolam bioflok budidaya Ikan Lele di 6 titik, salah satunya di Pondok Pesantren Ibnu Karim.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan serah terima bantuan kolam bioflok dan pakan ikan sebanyak dua ton dan paket sarpras budidaya ikan sistem bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin.
Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Dadang S Supriatman mengatakan, kolam bioflok terbuat dari bahan terpal dengan bentuk bulat dan terdapat pipa-pipa untuk mengalirkan sirkulasi air.
Ia juga mengatakan, sistem bioflok bisa diterapkan di lahan yang tidak terlalu luas dengan hasil panen yang lebih banyak, dibandingkan dengan cara konvensional. "Di sekitar kolam juga bisa ditanami sayur-sayuran, sehingga lahan bisa multifungsi," ujar Dadang. (adv/prokom08)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved