Breaking News:

Pilkada Kaltara

Hasil Evaluasi, Ketua KPU Kaltara Suryanta Al Islami Sebut Masih Ada yang Abaikan Protokol Kesehatan

Pendaftaran bakal calon atau balon gubernur Kaltara, dilaksanakan pada 4-6 September pekan lalu. Terdapat tiga balon gubernur Kaltara datang mendaftar

TRIBUNKALTIM.CO, AMIRUDDIN
Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Utara ( KPU Kaltara ), Suryanata Al Islami, mengatakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran bakal calon gubernur Kaltara, ditemukan masih ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.

Pendaftaran bakal calon atau balon gubernur Kaltara, dilaksanakan pada 4-6 September pekan lalu. Terdapat tiga balon gubernur Kaltara, yang datang mendaftar ke KPU, di Jl Sengkawit, Tanjung Selor.

Yakni, Zainal Arifin Paliwang - Yansen Tipa Padan, yang diusung oleh Partai Demokrat, PDIP, Gerindra, dan PPP. Ada pula pasangan Udin Hianggio - Undunsyah, yang diusung Partai Hanura dan PKB.

Termasuk Irianto Lambrie - Irwan Sabri, yang diusung oleh Partai Golkar, PKS, NasDem, PAN, Perindo, dan PBB.

"Tempat untuk ruangan yang bisa masuk saat pendaftaran, kita batasi hanya balon gubernur dan pimpinan parpol pengusungnya. Hanya saja memang, balon gubernur yang hadir bersama massa yang tidak sedikit, kita lihat memang masih ada yang belum menerapkan protokol kesehatan secara keseluruhan," kata Suryanata Al Islami, kepada TribunKaltim.co, Rabu (9/9/2020).

Baca juga; Jakob Oetama Pendiri Kompas Gramedia Tutup Usia, Inilah Torehan Penghargaan dan Karya Tulisnya

Baca juga; Akhirnya Terjawab, Menaker Beber Masih Banyak Karyawan Belum Terima BLT BPJS, Tahap III Segera Cair

Protokol kesehatan yang dimaksud Suryanata, yakni masih adanya simpatisan yang tidak menerapkan physical distancing atau menjaga jarak.

Meskipun simpatisan balon gubernur Kaltara yang hadir, rerata telah mengenakan masker.

"Ini harus jadi perhatian seluruh balon kepala daerah, agar menerapkan protokol kesehatan. Selain mengikuti seluruh tahapan Pilgub Kaltara, balon gubernur harusnya tetap mengedukasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Ditambahkan Suryanata, penerapan protokol kesehatan telah diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

Sebagaimana telah diubah dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020, tentang penerapan protokol kesehatan selama pandemi covid-19.

"Penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dalam setiap tahapan. Misalnya dalam kampanye nanti itu dibatasi maksimal 50 orang saja. Ini perlu jadi perhatian bersama, agar Pilkada serentak di Kaltara tetap berjalan dengan lancar," tuturnya. (TribunKaltim.co/Amiruddin)

Penulis: Amiruddin
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved