Breaking News:

Hanya 300 Napi yang Miliki E-KTP Tarakan, KPU Masih Menunggu Edaran Terbaru

Masih banyak narapidana di Lapas Klas II A Tarakan, Kalimantan Utara yang belum memiliki e-KTP.

TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Anggota KPU Tarakan Divisi Data, Jumaidah 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Masih banyak narapidana di Lapas Klas II A Tarakan, Kalimantan Utara yang belum memiliki e-KTP.

"Kami sudah berkoordinasi pada Lapas Tarakan dan mereka menyampaikan beberapa warga binaan itu memang tidak dapat menunjukkan KTP elektroniknya," ujar anggota KPU Tarakan divisi Data, Jumaidah, , Kamis (10/9/2020)

Ia menambahkan, narapidana yang bisa menunjukkan dan lengkap data terkait e-KTP hanya sekitar 300 orang.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catata Sipil Kota Tarakan, namun mereka juga tidak bisa menemukan kebenaran bahwa para narapidana yang tidak memilik e-KTP benar merupakan warga Tarakan.

Baca Juga: Pemkab Terbitkan Perbup Protokol Kesehatan, Pelanggar Diancam Tahan KTP hingga Cabut Izin Usaha

Baca Juga: Disdukcapil PPU Datangi Lapas Perempuan Klas IIA Samarinda di Tenggarong, Lakukan Rekam e-KTP

"Kalau yang tidak ada KTP itu memang kita tidak tau dia berasal dari mana, maksudnya warga mana. Karena memang dia ditangkap di Tarakan tapi kita ndak tahu dia (Narapidana).

Dia mengaku a orang Tarakan tapi tidak bisa menunjukkan KTPnya,nah yang bisa menunjukkan KTPnya benar-benar warga Tarakan itu sekitar 300 aja," jelasnya.

Jumaidah mengatakan hingga saat ini, pihaknya masih menunggu edaran terbaru dan berharap dalam edaran tersebut memiliki solusi bagi warga yang tidak memiliki e-KTP.

"Siapa tau ni ya edaran dari atas menyarankan Capil datang ke Lapas bawa alat untuk rekam retina dan sebagainya itu.

Kan kalau dia sudah pernah merekam di daerah mana kan akan terdeteksi dia warga mana, siapa tahu ada edaran seperti itu akan memudahkan kita," harapnya.

"Tapi kalau memang tidak ada identitas sih, kita tidak bisa memberi data. Bukan tidak mau memberi hak suara tetapi sesuai dengan aturan, dia memiliki hak suara yaitu dia memiliki KTP elektronik," tutupnya. (*)

Baca Juga: UPDATE Jumlah Pasokan Blanko e-KTP di Berau Mencapai 3.488, Disdukcapil Sebut Cukup Hingga Desember

Baca Juga: Tak Miliki KTP, Dinas Perhubungan Tarakan Bantu 14 Jukir Urus Kartu Identitas

Penulis: Risnawati
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved