Breaking News:

Marak Penyeludupan Narkotika di Sebatik, Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Gandeng BNN Berikan Penyuluhan

Pulau Sebatik yang terbagi dua wilayah yaitu wilayah utara masuk Malaysia dan wilayah Selatan masuk Indonesia merupakan daerah rawan penyelundupan

HO
Penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, paham radikal dan pentingnya pemahaman ideologi Pancasila oleh Tim Satgas Perbatasan, Bea Cukai dan BNN Kabupaten Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SEBATIK - Pulau Sebatik yang terbagi menjadi dua wilayah yaitu wilayah utara masuk Malaysia dan wilayah Selatan dimiliki Indonesia merupakan daerah yang marak penyeludupan narkotika jenis sabu.

Satgas Pamtas Yonif 623/BWU telah beberapa kali mengamankan oknum warga perbatasan yang membawa narkotika jenis sabu.

Terbesar yang dapat diamankan adalah penyeludupan sabu seberat 7 kilogram dari Tawau, Malaysia.

Untuk memberikan pengetahuan kepada warga perbatasan RI-Malaysia tentang bahaya penyalahgunaan narkotika khususnya sabu, Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan.

Penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, paham radikal dan pentingnya pemahaman ideologi Pancasila oleh Tim Satgas Perbatasan, Bea Cukai dan BNN Kabupaten Nunukan.
Penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, paham radikal dan pentingnya pemahaman ideologi Pancasila oleh Tim Satgas Perbatasan, Bea Cukai dan BNN Kabupaten Nunukan. (HO)

Warga perbatasan diberikan sosialisasi masalah hukum dan bahaya penyalahgunaan narkotika di Desa Bambangan, Kec. Sebatik Barat, Kab. Nunukan, Kaltara, Selasa (8/9/2020).

Materi dalam penyuluhan tersebut tidak hanya tentang narkotika, namun juga menyampaikan tentang paham radikal, ideologi Pancasila dan penyeludupan.

Selain dari Satgas Pamtas Yonif 623/BWU yang memberikan materi Ideologi Pancasila dan paham Radikal yang diberikan oleh Pakum Satgas Lettu Chk Erika Nur Cahyo, SH, MH, ada juga materi penyeludupan yang diberikan dari Bea Cukai yang diberikan oleh Muhibul Mubarok.

Sedangkan materi bahaya narkotika yang disampaikan Ketua BNN Kabupaten, Surya Gautama, SH, MH.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Camat Sebatik Barat Darwin, Pater Satgas Letda Inf Helmi Wahyudi dan Danpos Bambangan Letda Inf Agus.

Dalam rilisnya di Nunukan, Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, SIP, MSi mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan di Sebatik diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada warga Sebatik agar menjauhi narkotika.

"Kami Satgas Pamtas Yonif 623/BWU berharap dengan diadakannya penyuluhan hukum tentang narkoba di daerah Sebatik ini dapat mengurangi penyeludupan narkotika jenis sabu karena hanya akan merugikan generasi penerus bangsa," ujar Dansatgas.

Lebih jauh Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU menyampaikan harapannya agar warga perbatasan di Sebatik dapat membantu aparat keamanan dengan memberikan informasi penyeludupan narkotika dan selalu menjaga keluarganya dari penyalahgunaan narkotika.

"Warga Sebatik agar selalu menjaga keluarganya dari penyalahgunaan narkotika dan memberikan informasi apabila mendapatkan kegiatan mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya terutama peredaran gelap narkotika," kata Dansatgas. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved