Breaking News:

Bagikan 10.000 Masker di Desa Budaya Pampang, Pangdam VI dan Kapolda Jadi Warga Kehormatan Dayak

Kegiatan sosialisasi protokol Covid 19 di Desa Budaya Pampang selain dimeriahkan doa bersama, pertunjukan tari, pembagian 10.000 masker dan penyerahan

(TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)
Pangdam VI Mulawarna Mayjen TNI Heri Wiranto salam siku dengan Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, setelah dinobatkan sebagai warga kehormatan Dayak saat sosialisasi penertiban protokol covid 19, di halaman Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kalimantan Timur, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kegiatan sosialisasi protokol Covid 19 di Desa Budaya Pampang dimeriahkan doa bersama, pertunjukan tari, pembagian 10.000 masker dan penyerahan bantuan sembako.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak sangat termotivasi saat dinobatkan sebagai warga kehormatan Dayak di Lamin Adat Pemung Tawai di Desa Budaya Pampang Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/9/2020)

Disaksikan Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Anggota DPD RI juga  Ketua Umum DADKT, Zainal Arifin , Walikota Samarinda Syaharie Jaan dan ketua Persekutuan Dayak Kalimantan Timur dan sejumlah tokoh Desa Budaya Pampang, lengkap menggunakan masker maupun faceshield.

Para ajudan membantu memakaikan baju adat dan topi khas Dayak serta menyerahkan mandau kepada  Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf.

"Melihat seni ukiran di dinding lamin adat Budaya Pampang nampak seperti terangkai. Seperti rantai mengandung makna  kesatuan berdasar etika adat dan budaya, kita hidup bersama. Mari bersatu menyatu dalam bingkai NKRI dengan target menjaga agar tetap aman damai dan tentram," imbau Pangdam VI MulawarmanMayjen TNI Heri Wiranto.

Baca juga; Daftar Daerah di Indonesia yang Paslon Tunggal di Pilkada Serentak, Kalimantan Timur Ada 2 Lokasi

Baca juga; Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Raih Best of The Best IndonesiaNEXT 2019 

Pangdam VI Mulawarman merasa terhomat sebagai  warga Dayak Kaltim juga bertekad siap bersama Polri bersinergi tanpa batas bersama masyarakat menjaga dan membangun NKRI mengampanyekan pendisipilnan protokol kesehatan Covid 19 dan Pilkada Damai

"Setelah saya resmi menjabat Pangdam VI Mulawarman 6 Agustus sebagai warga kehormatan Dayak memberikan konsekuensi. Karena saya diterima sebagai warga Dayak kaltim, maka  saya akan menjaga NKRI. Saya pasti menerima masyarakat untuk bersama sinergi membangun masyarakat Indonesia. Dan yang tak kalah penting saat Pandemi Covid 19 secara global mewabah, kita menjaga protokol kesehatan. Saya salut saat memulai kegiatan hari ini  kita selalu berdoa diawali pastur yang menginspirasi masing masing agar berdoa kepada TYME,"ujarnya.

Pangdam menilai situasi pandemi covid 19 tak memandang siapa saja, umur maupun jabatan, perlu kewaspadaan dan upaya percepatan penanganan.

"Kita mengajak semua lapisan masyarakat melaksanakan protokol covid 19 dan upaya pemerintah pusat karena covid 19 belum  ada obatnya. Hendaknya ingat mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker, dan menghindar kerumunan.
Mari bersama Kapolda Kaltim dan tim percepatan penanggulalngan Covid 19 kita  turunkan kondisi merah pandemi Covid 19  jadi orange kuning, bahkan jadi kondisi hijau,"tambah Pangdam.

Baca juga; Tim Kejari PPU Temukan 102 Item Barang Bukti di KPU, Diantaranya 12 Stempel Palsu

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak juga salut atas inisiatif Dewan Adat Dayak, Persekutuan Dayak Kalimantan Timur Persatuan Dayak Kenyah dalam upaya penertiban protokol Covid 19 di kawasan Desa Budaya Pampang.

"Ini tekad yang baik dari tokoh Dayak di Kaltim. Semoga bisa memotivasi seluruh adat yang ada di Kaltim secara khusus untuk penertiban Protokol Covid 19, mencuci tangan, memakai masker,  menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Sekaligus kita juga menyatakan mendukung pelaksanaan Pilkada di Kaltim aman, tentram, damai," ungkapnya. 

Tarian Dayak Persahabatan dan Tarian Salam Perpisahan dari warga Desa Budaya Pampang kembali memeriahkan waktu Ishoma yang dilanjutkan dengan pembagian 10.000 masker dan sembako di halaman luar Lamin Adat disaksikan Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, dan tokoh masyarakat yang hadir. (TribunKaltim.co/Nevri HP)

Penulis: Nevrianto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved