Breaking News:

Assisten I Setkab Kukar Resmikan Puspaga Odah Bekesah di Dinas P3A, Dukung Tumbuh Kembang Anak

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) "Odah Bekesah" di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Per

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Suasana peresmian Puspaga 'Odah Bekesah' di Kantor DP3A Kukar. 

TRIBUNKALTIM.COM, TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) "Odah Bekesah" di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar.

Puspaga “Odah Bekesah” yang berada di bawah naungan Dinas P3A tersebut diresmikan langsung oleh Asisten I Pemkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat pada Selasa (15/9/2020).

Kepala DP3A Kukar, Aji Lina Rodiah mengungkapkan, Puspaga merupakan tempat pembelajaran untuk peningkatkan kualitas dan kemampuan keluarga dalam mengasuh anak.

“Khususnya mendukung tumbuh kembang anak, menjadi pasangan yang harmonis,” ujarnya.

Selain itu, ucap dia, adanya Puspaga tersebut juga guna mencegah terjadinya permasalahan dalam keluarga serta dapat diwujudkan secara mudah dan cepat dijangkau oleh anak, keluarga dan masyarakat dengan aman, menyenangkan dan gratis.

Ia juga menerangkan, pelayanan yang diberikan berupa psiko-edukasi ke komunitas keluarga, dan jemput bola untuk kelompok keluarga rentan.

Baca juga: Bakal Calon Rahmad Masud di Pilkada Balikpapan Melawan Kotak Kosong, Sang Kakak Kandung Angkat Suara

Baca juga: Gubernur Sumut Izin Isolasi & Tutup Akses 1 Pulau Karena Covid-19, Luhut: Saya Akan Telepon Pak Edy!

“Pengguna juga dapat datang langsung ke Puspaga di DP3A Kukar yang pelayanannya bersifat satu pintu, holistik, dan integratif berbasis hak anak,” ungkapnya.

Aji Lina Rodiah mengatakan, pelayanan tersebut dilakukan oleh psikolog klinis dan konselor dengan sistem membuat perjanjian terlebih dahulu untuk layanan dengan layanan utamanya melayani curhatan anak, keluarga, ataupun calon keluarga.

Dia menambahkan, program Puspaga tersebut lebih mengutamakan layanan pencegahan risiko dan layanan penanganan kasus atau rujukan dari P2TP2A.

“Kemudian juga melayani sekolah-sekolah maupun lembaga penyedia layanan anak dan keluarga,” tuturnya.(TribunKaltim.co/Aris Joni)

Penulis: Aris Joni
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved