Breaking News:

Cara Cek Bansos Tunai Rp 500 Ribu, Login https://cekbansos.siks.kemsos.go.id atau via SIKS-Dataku

Cara cek bansos tunai Rp 500 ribu, ada dua cara melalui login https://cekbansos.siks.kemsos.go.id atau bisa juga melalui aplikasi SIKS-Dataku

https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/
Tangkap layar laman https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/ untuk cek penerima bansos. Cara cek bansos tunai Rp 500 ribu, ada dua cara melalui login https://cekbansos.siks.kemsos.go.id atau bisa juga melalui aplikasi SIKS-Dataku 

TRIBUNKALTIM.CO - Cara cek bansos tunai Rp 500 ribu, ada dua cara melalui login https://cekbansos.siks.kemsos.go.id atau bisa juga melalui aplikasi SIKS-Dataku  

Untuk mengetahui apakah Anda penerima bantuan sosial tunai ( BST ) atau bansos tunai Rp 500 ribu, yakni melalui https://cekbansos.siks.kemsos.go.id.

Selain itu, Anda juga dapat mengecek penerima bansos tunai Rp 500 ribu melalui aplikasi SIKS-Dataku.

Pemerintah Indonesia akan menyalurkan bansos tunai sebesar Rp 500 ribu per keluarga mulai bulan September 2020.

Siapa saja penerima bansos tunai Rp 500 ribu, cek dengan cara login di laman https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/ atau aplikasi SIKS Dataku, simak cara mudahnya berikut ini. 

Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial yakni bantuan sosial tunai ( BST ) senilai Rp 500.000 atau bansos Rp 500.000 untuk masyarakat yang bukan penerima Program Keluarga Harapan ( PKH).

BLT untuk sembako non-PKH ini menyasar 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Masing-masing penerima mendapatkan dana tunai sebesar Rp 500.000 ( BLT Rp 500.000 ).

Bagi masyarakat yang tidak masuk dalam penerima PKH, bisa mengecek statusnya ( cek bansos Rp 500.000) apakah mendapatkan bantuan Rp 500.000 dari pemerintah atau tidak dengan mengaksesnya di cekbansos.siks.kemsos.go.id.

Berikut Link >>>  https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/ ( klik ) atau via aplikasi SIKS-Dataku ( klik ) .

Setelah masuk ke situs resmi penerima bantuan pemerintah tersebut, pada kolom pertama, masyarakat bisa menggunakan 3 alternatif antara lain nomor identitas yang terdaftar di sistem:

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved