Breaking News:

Pelindo Balikpapan Akui Kesulitan Tegakkan Protokol Kesehatan Kepada Penumpang Kapal di Pelabuhan

Pelindo VI Balikpapan tengah disorot lantaran dianggap lalai dalam menengakkan protokol kesehatan kepada para penumpang kapal di kawasan pelabuhan.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penerapan protokol kesehatan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur saat ini telah diatur dalam Peraturan Walikota ( Perwali) nomor 23 tahun 2020, tentang peningkatan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid -19 di Kota Balikpapan.

Dalam perwali tersebut juga memuat sanksi bervariasi kepada para pelanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Namun demikian, baru-baru ini pihak Pelindo VI Balikpapan tengah disorot lantaran dianggap lalai dalam menengakkan protokol kesehatan kepada para penumpang kapal di kawasan pelabuhan.

Baca Juga:Gubernur Isran Kembali Ingatkan Selalu Pakai Masker, Patuhi Protokol Kesehatan

Baca Juga:Ketua DPRD Kukar Ingatkan Seluruh Pihak Pentingnya Protokol Kesehatan Pada Pelaksanaan Pilkada

Manager Pelayanan Barang dan Aneka Usaha Pelindo IV Balikpapan, Fanny Herling saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co mengatakan, pihaknya mengakui kesulitan menerapkan protokol kesehatan kepada para penumpang kapal.

Hal itu dikarenakan pihaknya kekurangan personel untuk mengendalikan dan mengingatkan para penumpang kapal agar menjaga jarak satu sama lain.

"Terkait dengan protokol kesehatan kami sudah terapkan, seperti area tempat masuk check in tiket kami batasi ada jarak-jaraknya sudah ada tanda-tandanya di dalam terminal.

kendala memang itu di luar ruang tunggu Terminal karena dengan banyaknya orang atau calon penumpang yang akan berangkat. Ketika mereka datang dengan tiket dalam jumlah banyak terus terang kami pihak Pelindo kewalahan untuk mengatur mereka. Kita mau mengatur jarak jarak untuk kendalanya area kami terbatas," katanya

"Kalau kita atur jarak pun bisa jadi satu lahan area parkir di Terminal Pelabuhan itu pada full semua, dan kebanyakan rata-rata penumpang kapal itu kalau mereka berangkat berkelompok, ada yang bawa keluarga ada yang kelompok pekerja. Kalaupun kita atur mereka jarak berjarak pasti mereka akan kembali ngumpul lagi karena sudah satu kelompok tadi," lanjutnya

Pihaknya juga telah melakukan imbauan kepada para penumpang termasuk petugas agar menerapkan protokol kesehatan. Namun lantaran keterbatasan petugas, pihaknya tentu kewalahan dalam menangani penumpang yang hampir mencapai seribu itu.

"Petugas kami itu di dalam cuma ada empat orang, terus menangani ratusan penumpang. Makanya kalau bisa dibantu back up sama yang lain semisal dari Satpol PP atau mungkin dari TNI-AL dan sebagainya," pungkasnya. (Tribunkaltim.co/Zainul Marsyafi)

Baca Juga:Perbup Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Rampung, Pemkab Berau Mulai Lakukan Sosialisasi

Baca Juga:NEWS VIDEO Wakil Bupati Berau Pimpin Rapat Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved