Breaking News:

Pengabdian Masyarakat di Loa Lepu Kukar Mahasiswa UMM Kenalkan Teh Herbal Bawang Dayak, Khasiatnya

Selama ini kita hanya mengenal bawang merah, bawang putih dan bawang bombai, ternyata ada jenis bawang lain punya banyak khasiat yaitu bawang Dayak

TRIBUNKALTIM.CO, ARIS JONI
Lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Loa Lepu di Kutai Kartanegara mengenalkan bawang Dayak dengan berbagai khasiatnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Jika selama ini kita hanya mengenal bawang merah, bawang putih dan bawang bombai, ternyata ada jenis bawang lain yang mempunyai banyak khasiat yaitu bawang dayak.

Dalam hal itu, lima Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) yang melakukan pengabdian masyaraat di Desa Loa Lepu Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) mengupas dan mengedukasikan tentang cara pengelolaan bawang dayak, hasil olahan bawang dayak, pentingnya bawang dayak bagi kesehatan, serta manfaat bawang dayak untuk memajukan taraf ekonomi masyrakat.

Jihan, satu Mahasiswi UMM yang melakukan pengandian masyarakat di Desa Loa Lepu tersebut mengungkapkan, bawang dayak atau Bawang Sabrang merupakan salah satu species bawang yang berasal dari Amerika. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah pegunungan dengan tinggi antara 600–1500 mdpl.

“Bawang sabrang menyukai tempat-tempat terbuka dengan tanah yang banyak humus dan lembap, Bagian tumbuhan yang ditanam adalah umbinya,” ujar Jihan.

Lanjut dia, bawang dayak cukup dikenal dengan banyak nama, diantaranya yaitu Bawang Hutan, Bawang Kabe, Bawang Tiwai, bawang Sabrang dan memiliki nama latin Eleutherine bulbosa. Jenis bawang ini merupakan rempah-rempah yang berasal dari keluarga iridaceae dan merupakan perennial plant atau tanaman tahunan.

Baca juga; FAKTA di Balik Viralnya Foto Bupati Berseragam Banser Kawal Ulama yang Berceramah

Baca juga; Penjelasan Sains Mengapa Masker Scuba dan Buff Sebaiknya Dihindari, Jumlah Droplet Jadi Meningkat

Ia menjelaskan, Tanaman tahunan adalah tanaman-tanaman yang hidup lebih dari 2 tahun bahkan bisa sampai 3 tahun. Di Indonesia, bawang dayak tumbuh banyak di Kalimantan. Nama bawang dayak sendiri terinspirasi dari Suku Dayak yang memang sejak lama menempati tanah Kalimantan.

“Di Kalimantan, bawang dayak tumbuh di hutan dan beberapa dibudiDayakan oleh petani lokal,” ungkapnya.

Dirinya menerangkan, bawang dayak menpunyai banyak manfaat, salah satunya digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Dalam pemanfaatan sebagai obat-obatan tradisional, bawang dayak banyak dibuat sebagai teh herbal yang banyak khasiatnya untuk kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved