Breaking News:

Tagihan Listrik dan Air Nunggak, Jadi Alasan Pria Ini Curi Perangkat Komputer di Toko Percetakan

Gara-gara terdesak harus membayar tagihan listrik dan air, serta bayar cicilan motor yang digadai, Malik (38) bersama temannya bernama Syamsuddin (42)

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Ketiga pencuri di toko percetakan diamankan di Mapolresta Samarinda beserta barang buktinya, pada Rabu (16/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Gara-gara terdesak harus membayar tagihan listrik dan air, serta bayar cicilan motor yang digadai, Malik (38) bersama temannya bernama Syamsuddin (42), nekat mencuri di toko percetakan, Jalan Merbabu, Kota Samarinda, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, pada Selasa (15/9/2020) sekira pukul 02.00 Wita.

Sebanyak dua monitor, tiga printer, dua CPU, dan satu perangkat sound system berhasil digondol mereka.

Di hadapan petugas kepolisian dan awak media, Malik mengaku terdesak kebutuhan harian. Tagihan listrik dan air yang membengkak membuatnya nekat melakukan hal tersebut.

"Perlu uang bayar lampu sama air. Belum lagi harus membayar motor yang digadai," ujar Malik saat berada di Mapolresta Samarinda, Rabu (16/9/2020).

Pelaku mengaku, barang hasil curiannya dijual kepada salah satu penadah. Dan hasil penjualannya dibagi dua bersama Syamsuddin, lalu digunakan untuk keperluan pribadi keduanya.

Kedua pelaku mengaku ini aksi pencurian pertama. "Satu unit dijual Rp 800 ribu ke Yoga (40), penadah. Tapi baru dibayar Rp 700 ribu. Uang itu kami bagi dua untuk keperluan pribadi," ucap Malik.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, Ipda Dovie Eudey mengungkapkan, awal pencurian terjadi saat keduanya tengah berjalan mengendarai motor. Niat pelaku timbul saat melintas di depan toko percetakan. 

Keduanya turun dan langsung merusak gembok pintu utama toko dengan cara mencongkel.

"Keduanya masuk dengan mencongkel pintu bagian utama dan merusak gembok pintu utama toko menggunakan obeng yang dibawanya," ucapnya saat menggelar konferensi pers, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Duh, Nikmatnya Minum Segelas Kopi di Warkop Mitra R3 Samarinda, Bayarnya Pakai Sampah

Baca juga: KABAR DUKA Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia karena Covid-19, Anies Ajak Warga Shalat Gaib

Ipda Dovie Eudey membeberkan, pemilik toko percetakan mengetahui adanya pencurian setelah tetangga menginformasikan.

"Korban (pemilik toko) mendapat informasi dari tetangga bahwa tokonya dibobol. Lalu melaporkan hal itu ke Polresta Samarinda," ujarnya.

Kerugian pun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kini ketiga pelaku, termasuk penadah dan barang curian diamankan di Mapolresta Samarinda. (TribunKaltim.co/Muhammad Riduan)

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved