Breaking News:

Pilkada Nunukan

Keciprat Rp 28 Miliar untuk Gelar Pilkada, Ketua KPU Nunukan Rahman Ngaku Kencangkan Ikat Pinggang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara), mengencangkan ikat pinggang jelang pemilihan kepala daerah ( Pilkada)

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Ketua KPU Nunukan, Rahman, kepada TribunKaltim.co, Kamis (17/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara), mengencangkan ikat pinggang jelang pemilihan kepala daerah ( Pilkada) serentak 2020.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Nunukan, Rahman, saat ditanya kesiapannya melaksanakan tahapan Pilkada Nunukan, pada 9 Desember 2020.

Untuk melaksanakan Pilkada, KPU Nunukan keciprat Rp 28 miliar.

Anggaran itu berasal dari Pemkab Nunukan, berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

NPHD diteken oleh Ketua KPU Nunukan, bersama Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid.

Baca Juga:DPD RI Meminta Semua Pihak Evaluasi Atas Meningkatnya Calon Tunggal di Pilkada Serentak 2020

Baca Juga:Wabup Kukar Perintahkan Camat Bersihkan Baliho Spanduk Pilkada, Batas Waktu Sampai 26 September

"Kami dapat Rp 28 miliar berdasarkan NPHD dengan Pemkab Nunukan, dari total Rp 32 miliar yang diusulkan.

Dengan anggaran Rp 28 miliar, boleh dikata kami harus mengencangkan ikat pinggang, demi menyelenggarakan Pilkada Nunukan," kata Rahman, kepada TribunKaltim.co, Kamis (17/9/2020).

Dikatakan Rahman, satu pengeluaran yang cukup besar, yakni honor penyelenggara.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved