Breaking News:

Virus Corona di PPU

Melanggar Perbup Protokol Covid-19 Denda Rp 1 Juta, Polres PPU Dukung dan Laksanakan Operasi Yustisi

Kapolres Penajam Paser Utara ( Polres PPU ), AKBP Dharma Nugraha mendukung penuh atas kebijakan Bupati PPU.

AFP/Bay Ismoyo
PEMAKAMAN PASIEN COVID-19 - (ilustrasi) Petugas melakukan proses pemakaman jenazah korban virus corona (Covid-19) di sebuah Taman Pemakaman Umum (TPU), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). Kapolres Penajam Paser Utara ( Polres PPU ), AKBP Dharma Nugraha mendukung penuh atas kebijakan Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud terkait dengan peraturan bupati ( Perbup ) sanksi denda masker senilai Rp 1 juta rupiah. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kapolres Penajam Paser Utara ( Polres PPU ), AKBP Dharma Nugraha mendukung penuh atas kebijakan Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud terkait dengan peraturan bupati ( Perbup ) sanksi denda masker senilai Rp 1 juta rupiah.

"Saya setuju dengan apa yang menjadi kebijakan Bupati, itu menjadi salah satu basik dasar pak bupati mengambil kebijakan memberikan sanksi yang berat," kata Kapolres AKBP Dharma Nugraha, di Penajam Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (17/9/2020).

Diketahui sebelumnya, perbub tentang protokol kesehatan ini sebelumnya sudah dikonsep dan telah mendapatkan evaluasi dari Provinsi Kalimantan timur, namun saat ini menunggu tanda tangan dari Bupati sebelum direalisasikan.

Namun, kamrin (16/9/2020) Bupati PPU, AGM menyamar menjadi preman di Kapal Feri dan mendapati masyarakat banyak yang masih tidak menggunakan masker, bahkan petugas jaga di kapal juga begitu.

Baca Juga: Wabup Chairil Anwar Beber APBD Kukar Sedikit Naik Akibat Pergeseran Anggaran Selama Covid-19

Baca Juga: Hotel Gratis untuk Isolasi Mandiri Kasus Covid-19, Pemkot Balikpapan akan Sewa Kelas Bintang 2 dan 3

Hal itu membuat Bupati PPU AGM meradang, hingga akrinya, dirinya mengatakan secara tegas aka mengubah sanksi yang seharunya mulai diterapkan sebelumnya senilai Rp. 50 ribu menjadi Rp. 1 Juta.

Menurut perwira polisi berpangkat melati dua itu, kebijakan yang telah di ambil itu diberikan tak lain adalah untuk kemanusiaan, untuk masyarakat Penajam Paser Utara sendiri.

"Berdasarkan kemanusiaan, tidak ada berdasarkan dengan hal-hal lain ini betul-betul punya niatan untuk membebaskan kabuoaten pnajam paser utara dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Kapolres.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim akan Rapat Dengar Pendapat Bersama DPRD, Berikut Permintaannya

Baca Juga: Pelaku Modus Beli Ayam Goreng, Terekam CCTV Curi Smartphone Kasir Outlet Kentucky Ndeso Balikpapan

Halaman
1234
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved