Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Utara

Lapor ke Moeldoko, Gubernur Sebut Kepala Staf Presiden Siap Kawal Percepatan PLTA Kayan

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih, di tengah kesibukan tugas-tugas beliau yang sangat padat, Pak Moeldoko menyediakan waktu

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat bertamu ke rumah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di rumahnya, Jakarta melaporkan perkembangan pembangunan PLTA Kayan. 

Sosok Moeldoko cukup dikenal oleh Gubernur, bahkan mulai rentetan tugasnya pun diketahui. Yaitu pernah bertugas antara lain sebagai Asisten Operasi Kodam IV/Tanjungpura di Balikpapan, Pangdam XII/Tanjungpura di Pontianak (Juni 2010 - Oktober 2010), Pangdam III/Siliwangi (Oktober 2010 - Agustus 2011), KSAD (20 Mei 2013 - 30 Agustus 2013), Panglima TNI ke-18 (30 Agustus 2013 - 8 Juli 2015), dan Kepala Staf Kepresidenan (sejak 17 Januari 2018).

“Pak Moel memperoleh penghargaan Adhi Makayasa - Tri Sakti Wiratama sebagai lulusan terbaik Akmil 1981. Sebagai Pj. Gubernur Kaltara, pada awal 2014 saya mengundang Pak Moel sebagai Panglima TNI untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi baru Kaltara, dilaksanakan pada 18 Januari 2014 bertepatan "ground breaking" proyek pembangunan PLTA Kayan oleh PT Kayan Hydro Energi (PT KHE), oleh Wamen ESDM, di Desa Peso Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Hadir pada "ground breaking" ini, ungkap Irianto, antara lain, Wamen ESDM, Gubernur Kaltim-saat itu, H Awang Faroek Ishak, Bupati H Budiman Arifin dan Wakil Bupati Liet Ingai, Pangdam IV/Tanjungpura, Perwakilan Kedubes RRT, Dirut PT PLN Nur Pamudji, dan undangan lainnya, baik unsur pemerintah, swasta dan tokoh masyarakat.

“Satu hal yang masih terkesan dan teringat sampai sekarang adalah pengalaman naik motor bertiga. Kami (saya dan Pak Moel) pada saat itu menggunakan helikopter TNI dari Tarakan menuju Desa Peso, kemudian setibanya di pendaratan Desa Peso, masing-masing dibonceng sepeda motor ke lokasi acara. Ketika selesai acara, tiba-tiba Pak Moel ikut sepeda motor saya, sehingga kami berboncengan bertiga satu sepeda motor,” katanya.

“Padahal beliau juga disediakan sepeda motor sendiri, namun beliau bilang, 'lebih bertiga dengan saya saja'. Inilah yang sangat berkesan bagi saya, "bahasa tubuh" Pak Moel untuk menunjukkan "persahabatan dan keakraban" beliau dengan disaksikan oleh undangan yang hadir, mereka tertawa kecil dan ikut senang melihat kami bertiga berboncengan di sepeda motor,” lanjut Irianto.

“Sejak beliau menjabat KSP, saya sering diundang ke Kantor KSP, baik dalam rangka rapat kedinasan maupun diskusi berbagai hal di Ruang Kerja Pak Moel, terkait tugas pokok dan fungsi beliau sebagai KSP. Itulah proses perkenalan, pertemanan, persahabatan dan hubungan emosional saya dengan Pak Moel, yang sudah saya anggap sebagai kakak dan senior saya,” imbuhnya.(adv/humas)

Tags
PLTA Kayan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved