Pilkada Kaltara

Pengerahan Massa Pilkada Dilarang, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno Minta Bawaslu Tegur

Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno, meminta bakal calon kepala daerah di Kalimantan Utara ( Pilkada Serentak 2020 ).

Penulis: Amiruddin | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno, meminta bakal calon kepala daerah di Kalimantan Utara ( Pilkada Serentak 2020 ), mentaati protokol kesehatan covid-19, Selasa 22 September 2020. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno, meminta bakal calon kepala daerah di Kalimantan Utara ( Pilkada Serentak 2020 ), mentaati protokol kesehatan covid-19.

Hal itu disampaikan Brigjen TNI Suratno, saat menjadi pembicara rapat koordinasi atau rakor penerapan protokol kesehatan, dalam rangka sukses pemilihan kepala daerah ( Pilkada Serentak 2020 ) di Kaltara, Selasa 22 September 2020.

Rakor dilaksanakan di Gedung Gabungan Dinas Kaltara, Jl Rambutan, Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara

"Kami minta bakal calon kepala daerah tidak mengerahkan massa, dalam setiap tahapan pelaksanaan pilkada serentak di Kaltara. Protokol kesehatan selama pandemi Corona atau covid-19 harus dilaksanakan, karena itu telah diatur dalam regulasi," kata Suratno, di sela rakor.

Baca Juga: Kisah Pengemudi Mobil Pembawa Jenazah Korban Mutilasi di Kalibata City Jakarta ke Rumah Duka

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini, Selasa 22 September 2020, Hampir Sepanjang Hari Hujan Ringan

Pada pilkada serentak 2020, daerah yang melaksanakan pilkada, yakni Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung.

Termasuk Pilgub Kaltara juga akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1989 itu, juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegur pelanggar protokol kesehatan.

"Untuk Bawaslu, tolong ditegur jika ada kandidat yang melanggar protokol kesehatan, utamanya kerumunan yang begitu banyak.

Para kandidat kami minta mengerem massanya masing-masing," tambahnya.

Dikatakan Suratno, penanganan Covid-19 juga menjadi tanggungjawab TNI-Polri, pemerintah dan stakeholder lainnya.

Jajaran Korem 092 Maharajalila dan Polda Kaltara kata dia, juga intens melaksanakan operasi yustisi.

"Operasi yustisi itu dilakukan untuk mendisiplinkan warga terhadap protokol kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved