Pilkada Bontang

Akses Jurnalis Dibatasi, 2 Organisasi Pers Angkat Bicara, Begini Respon Komisioner KPU Bontang

Pembatasan akses yang dilakukan KPU Bontang menuai polemik, khususnya bagi wartawan yang menjalankan fungsi pers mereka di Kota Bontang

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI
Suasana tahapan pendaftaran pasangan calon Pilkada Bontang 2020 yang digelar penyelenggara pemilu, Jumat (4/9/2020) di kantor KPU Bontang, Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pembatasan akses yang dilakukan KPU Bontang menuai polemik, khususnya bagi wartawan yang menjalankan fungsi Pers mereka di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Berangkat dari keterangan tertulis salah satu komisioner KPU Bontang, Acis Maidy Muspa mengatakan pihaknya membatasi akses media dalam peliputan tahapan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon Pilkada Bontang 2020.

Dalam keterangan tertulis tersebut, dikatakan Acis bahwa hanya ada 2 media saja yang diperkenankan untuk mengakses jalannya tahapan pada Kamis (24/9/2020) di kantor KPU, yang kemudian disebut ring 1 oleh penyelenggara.

Selebihnya, awak media yang lain hanya diperbolehkan meliput di titik yang telah ditentukan, yang kemudian disebut ring 2.

Baca Juga: BERITA FOTO Prosesi Pemakaman Bupati Berau Muharram di TPU Km 15 Balikpapan

Baca Juga: BERITA FOTO Prosesi Pelepasan Sampai Penguburan Almarhum Bupati Berau Muharram di Balikpapan

Ironisnya titik lokasi wartawan yang tak mendapat akses masuk itu tak bisa dibilang dekat dari kantor KPU Bontang.

Letaknya bila dari arah Bontang Kuala, tepat di depan Koperasi Praja. Sementara jika dari arah Jalan Awang Long, tepat di depan Kantor Balai Taman Nasional Kutai (TNK).

Ditambahkan Acis, bila ditiap titik penyekatan bakal ada aparat keamanan yang berjaga.

"Untuk media lainnya kami akan sampaikan live di medsos, dan rilis setelah pelaksanaan kegiatan," ujar Acis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/9/2020) malam.

Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur Ditunda, Garap Masterplan dan Infrastruktur Dasar Saja

Ditanya soal alasan pembatasan akses liputan tersebut, Acis mengatakan bila pihaknya mengacu pada Pasal 9 Peraturan Komisi Pemilihan Umum  (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020.

Dalam aturan itu tertulis bila seluruh kegiatan yang dilaksanakan KPU wajib menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Di dalamnya tertulis soal pembatasan orang yang masuk dalam satu ruangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved