Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Resmikan Rumah Karantina 32 Kamar, Pemkab Mahulu Kembali Tambah Fasilitas Penanganan Covid-19

“Karena semakin tinggi jumlah PP, maka semakin besar pula kemungkinan wabah Covid-19, dapat menyebar di daerah tersebut,”

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB MAHULU
RUMAH KARANTINA - Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menggunting pita tanda peresmian Rumah Karantina baru guna penanggulangan Covid-19, Rabu (23/9/2020). Rumah ini terletak di Bumi Perkemahan Pramuka Tana’ Mekaam Jaya Mahulu. 

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh SH, Rabu (23/9), meresmikan penambahan Rumah Karantina baru guna penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mahulu, bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Pramuka Tana’ Mekaam Jaya Kabupaten Mahulu.

Langkah ini diambil karena menurut dari TGT Kabupaten per 21 September 2020, terdapat 16.040 orang pelaku perjalanan (PP). Ini menjadi perhatian pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Pemerintah terus menambah fasilitas rumah karantina.

“Karena semakin tinggi jumlah PP, maka semakin besar pula kemungkinan wabah Covid-19, dapat menyebar di daerah tersebut,” ujar Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Bupati menambahkan, melihat hal tersebut maka kembali diresmikan bangunan rumah karantina baru sebanyak 32 kamar.

“Ditambah dengan bangunan sebelumnya 14 kamar, sehingga total menjadi 46 kamar. Hal ini kita lakukan karena bertambahnya jumlah PP dengan kriteria tertentu, dan juga pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan/tanpa gejala, serta tracing yang hasil reaktif yang harus menjalani karantina di fasilitas karantina ini,” ujar Bupati Bonifasius.

Bupati menegaskan, ini merupakan langkah serius Pemkab Mahulu dengan segala pertimbangan, guna memerangi dan mencegah penyebaran Covid-19 ini. “Orang yang telah melakukan perjalanan keluar daerah harus jujur mengenai riwayat perjalanannya, karena penyebaran paling utama adalah disebabkan oleh pelaku perjalanan dari luar kota yang telah zona merah,” tegas Bupati.

Pada kesempatan ini Bupati sangat berharap, masyarakat Mahulu, jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak janganlah melakukan perjalanan ke luar daerah Mahulu hingga masa pandemi berakhir. Sehingga Mahulu terhindar dari dampak yang buruk seperti daerah lain di Kaltim, maupun secara nasional.

Sementara itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) drg Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.,Kes, sebanyak lima unit rumah Karantina baru dan satu pendopo akan diresmikan oleh Bupati Mahulu.

“Semoga kehadiran rumah karantina ini, lebih menampung para PP atau pasien Covid-19. Juga fasilitas karantina menambah kekuatan dalam penanganan Covid-19 di Mahulu, dan bagi yang menjalani karantina bisa lebih nyaman,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Kwatir Cabang (Kwarcab) Pramuka Mahulu Benediktus Wisdiadi, SE, sejumlah kepala OPD, dan sejumlah tokoh masyarakat serta para tamu undangan.(adv/hms8/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved