Breaking News:

4.000 Pil Koplo Diselundupkan ke Tanah Grogot, 3 Tersangka Diringkus Ditresnarkoba Polda Kaltim

Pengungkapan kasus kembali dilakukan jajaran Tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim. Empat ribu butir obat merk

HO/POLDA KALTIM
Tiga tersangka dan barang bukti 4.000 butir obat merk Yurindo diduga kuat dobel L atau biasa disebut pil koplo diamankan jajaran Tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pengungkapan kasus kembali dilakukan jajaran Tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim.

Empat ribu butir obat merk Yurindo diduga kuat dobel L atau biasa disebut pil koplo ini dipasok dari Balikpapan ke Tanah Grogot.

Pengendusan praktik narkoba tersebut ditelusuri dari informasi bersama salah satu jasa pengiriman barang.

Sejumlah polisi berpakaian sipil yang melakukan pengawasan, mengamankan Evan Syah Adi (22), warga Kelurahan Jone, Tanah Grogot, Kamis (24/9) petang.

Ia diinterogasi dan membuka isi dus paketan berwarna cokelat. Isinya ada empat botol plastik warna putih, masing-masing berisi 1000 butir pil koplo.

“Masih kami periksa dan pengembangan. Barang tersebut dikirim dari luar Kaltim,” ujar Direktur Resnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Budi Santoso, Sabtu (26/9/2020) kemarin.

Dia membeberkan kronologinya, dari Kota Minyak paket itu diikuti hingga ke Tanah Grogot. Tak lama tiba di kantor cabang ekspedisi, paket itu diambil seorang pria.

Evan yang telah diamankan tadi mengaku jika barang tersebut milik rekannya, Alex (31), tinggal di kawasan yang sama.

Beberapa saat kemudian, Alex juga turut diamankan di kawasan Pasar Tradisional, Tanah Grogot.

Interogasi dilakukan penyidik, kemudian Alex beralasan jika setengah pil koplo tadi juga milik Budiansyah (26).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved