Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Bupati Bonifasius Sampaikan Nota Pengantar RAPBD TA 2021

Penyerahan dilakukan melalui rapat paripurna di Ruang Rapat I Kantor Bappelitbangda di Ujoh Bilang, Jumat (25/9/2020).

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB MAHULU
NOTA PENJELASAN - Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh menyerahkan dokumen nota pengantar penjelasan RAPBD 2021 kepada Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan didampingi Wakil Ketua I Tiopilus Hanye pada Rapat Paripurna DPRD di Kantor Bappelitbangda Mahulu, Ujoh Bilang, Jumat (25/9/2020). 

UJOH BILANG - Pemerinah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) telah menyampaikan Nota Pengantar Penjelasan Pemerintah atas Rancangan Peraturan Daerah, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mahulu Tahun Anggaran 2021 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahulu.
Penyerahan dilakukan melalui rapat paripurna di Ruang Rapat I Kantor Bappelitbangda di Ujoh Bilang, Jumat (25/9/2020).

Ranperda tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, SE., M.BA, didampingi Wakil Ketua I Tiopilus Hanye, SE.
Paripurna diikuti para Anggota DPRD Kabupaten Mahulu, dan dihadiri para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di lingkungan Pemkab Mahulu.

Dalam sambutannya Bupati menyatakan, sesuai RPJMD Kabupaten Mahulu Tahun 2016-2021, fokus pembangunan yang telah ditetapkan pada tahun 2021 yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan berbasis nilai-nilai agama dan budaya.

“Maka Rancangan APBD TA 2021, pada hakekatnya adalah target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap urusan pemerintah daerah, proyeksi, pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah yang dijadikan dasar penentuan prioritas program dan plafon anggaran menurut urusan pemerintah, yang dijabarkan ke dalam RKA pada masing-masing OPD,” ujarnya.

Bupati membeberkan, ada tiga hal yang menjadi kata kunci pada fokus pembangunan Kabupaten Mahulu pada TA 2021. Pertama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua, pembanguanan merata dan berkeadilan. Ketiga, berbasis nilai agama dan budaya.

Diuraikan, perkiraan penerimaan Pendapatan Daerah dalam APBD TA 2021, yang masih didominasi oleh danan perimbangan, yaitu dari sektor bagi hasil pajak bagi hasil bukan pajak/ sumber daya alam.

“Dengan rencana pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1.174 Triliun, dengan rincian perkiraan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan kurang lebih Rp. 10,9 Milyar, Dana Perimbangan (Transfer) diprediksi kurang lebih sebesar Rp. 1.015 triliun. Lain-lain pendapatan yang sah yang diproyeksikan sebesar Rp 148 miliar,” kata Bupati.

Dia melanjutkan, secara umum struktur APBD TA 2021 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya karena estimasi penerimaan dicantumkan berdasarkan perkiraan yang terukur dan realistis.

“Pemerintah dalam hal ini sangat memahami keinginan dan perhatian masyarakat serta SKPD, yang banyak memberikan masukan, dengan mengajukan usulan-usulan kegiatan dalam Rancangan Anggaran, namun harus kita pahami bersama bahwa sesungguhnya kemampuan keuangan daerah terbatas dan belum memungkinkan untuk mengakomodir semua aspirasi, apalagi pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” tandasnya.

Rapat tersebut ditutup dengan penyerahan berkas Nota Pengantar Penjelasan Pemerintah atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Mahulu TA 2021 oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH kepada Unsur Pimpinan DPRD, dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Mahulu Novita Bulan, SE., M.BA yang didampingi oleh Wakil Ketua I Tiopilus Hanye, SE dan Wakil Ketau II Martin Hat L., ST., MM. (adv/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved