Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO WHO Prediksi 2 Juta Kematian Global Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan

WHO memprediksi, jumlah kematian akibat virus corona di seluruh dunia bisa mencapai dua juta orang sebelum vaksin Covid-19 ditemukan.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) memprediksi, jumlah kematian akibat virus corona SARS-CoV-2 di seluruh dunia bisa mencapai dua juta orang sebelum vaksin Covid-19 yang efektif ditemukan dan diterima semua orang.

Dr Mike Ryan, kepala kedaruratan WHO mengingatkan, angka tersebut bisa lebih tinggi tanpa aksi internasional yang terkoordinasi.

Sejak kali pertama virus corona baru ini dikonfirmasi di China pada akhir Desember 2019, penyakit itu telah memakan korban hingga hampir satu juta orang di seluruh dunia.

Penyebaran infeksi virus SARS-CoV-2 pun terus meningkat di seluruh dunia, dengan lebih dari 33 juta kasus dikonfirmasi secara global hingga Senin (28/9/2020) pagi.

Sementara itu, awal musim dingin di belahan bumi utara juga memicu awal gelombang kedua Covid-19.

Hal ini sudah terlihat di banyak negara. Dilansir BBC, Jumat (25/9/2020), sejauh ini AS, India, dan Brsil mengonfirmasi kasus terbanyak dengan lebih dari 15 juta kasus.

Namun dalam beberapa hari terakhir, di seluruh Eropa terjadi peningkatan signifikan yang memicu peringatan akan diberlakukannya lockdown lagi seperti pada puncak gelombang pertama.

"Secara keseluruhan di wilayah yang sangat luas itu (Eropa), kami melihat peningkatan kasus yang mengkhawatirkan," kata Dr. Ryan terkait lonjakan kasus di Eropa.

Ryan mendesak warga Eropa untuk bertanya pada diri sendiri apakah mereka telah berbuat cukup untuk menghindari perlunya lockdown.

Selain itu juga penting instropeksi diri apakah protokol seperti tracing dan testing, karantina mandiri, dan menjaga jarak sudah diterapkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved