Jumat, 5 Juni 2026

Promosikan Wisata Kaltim, Dispar Bikin Pagelaran Seni Secara Virtual di Penangkaran Rusa PPU

Provinsi Kaltim dikenal memiliki hutan dan sungai yang eksotik. Sehingga potensi ekowisata di wilayah Kaltim sangat besar untuk mendongkrak Pendapat

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Dinas Pariwisata Kaltim menggelar pagelaran tari dan seni khas Kalimantan secara virtual bertajuk Visit Kaltim Fest 2020 di penangkaran rusa, Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten PPU, Minggu (27/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Provinsi Kaltim dikenal memiliki hutan dan sungai yang eksotik. 

Sehingga potensi ekowisata di wilayah Kaltim sangat besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pariwisata. 

Untuk mempromosikan wisata Kaltim sekaligus memperingati Hari Pariwisata Dunia, Dinas Pariwisata menggelar pagelaran seni secara virtual bertajuk Visit Kaltim Fest 2020 bertempat di kawasan penangkaran rusa di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (27/9/2020).

Pagelaran seni tari dan seni musik khas Kalimantan ini ditayangkan secara live di akun YouTube Paradise of The East sejak pukul 15.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA sore tadi.

Pegelaran seni tersebut menampilkan dua kelompok tari yang berasal dari dua kabupaten calon Ibu Kota Negara (IKN) yang baru yaitu Kabupaten PPU dengan Sanggar Buen PPU dan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Sanggar tari Gubang, serta pemusik dari mahasiswa prodi Etnomusikologi Universitas Mulawarman Samarinda.

Kepala Dispar Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, dalam masa pandemi wabah Virus Corona  ( covid-19 ) saat ini, kemajuan dan seni budaya harus tetap dilaksanakan agar tetap memberikan ruang apresiasi kepada para pelaku seni.

"Lewat virtual visit Kaltim Fest 2020 kita tetap berusaha bagaiamana mempromosikan pariwisata Kaltim dan juga memperkenalkan seni budaya serta memberikan ruang apresiasi seni kepada pelaku seni," kata Sri Wahyuni,Minggu (27/9/2020).

Sementara itu, dalam rangkaian acara tersebut menampilkan video promosi pariwisata Kaltim, menampilkan seni tari serta seni musik dan juga pesan-pesan Hari Pariwisata Dunia dari para tokoh serta dialog seni di masa pandemi.

Lebih lanjut Sri Wahyuni mengungkapkan, bahwa  pariwisata nantinya akan mengedepankan pada ekowisata. Ekowisata akan menjadi basis utama pengembangan pariwisata di Kaltim.

"Karena ekowisata akan memberi kesempatan untuk ruang konservasi sehingga kelestarian alam Borneo tanah kita akan tetap terjaga," lanjut dia.

Selain itu, kata dia, ekowisata juga akan memberikan kesempatan kepada pemberdayaan masyarakat di wilayah yang akan dijadikan tempat wisata serta akan ada unsur edukasi dan wisata.

Baca juga: Intip Kekayaan Putra Jokowi, Gibran Rakabuming, Punya Harta Rp 21 M, Termasuk Aset 5 Tanah dan Mobil

Baca juga: Potensi Tsunami 20 Meter Diprediksi Terjang Pantai Selatan Jawa, Upaya Mitigasi Minimalkan Risiko

"Jadi tidak hanya pengalaman saja yang diberikan tetapi juga narasi cerita sejarah kemudian kekayaan alam bagaimana histori bentang alam dan seterusnya, itu harus memperkaya hasanah ketika orang mendapatkan pengalaman berwisata di Kalimantan Timur," jelas dia.

Sementara Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Andi Israwati Latief mengungkapkan, sangat berterima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, bahwa PPU ditunjuk sebagai lokasi khusus untuk melaksanakan pagelaran secara virtual bertajuk Visit Kaltim Fest 2020.

"Saya merasa bangga, secara tidak langsung kami dibantu untuk mempromosikan, objek-objek wisata yang ada disini, apalagi ekowisata sekarang ini luar biasa dan saya sangat kagum dengan kegiatan perdana ini, mudah-mudahan tidak stop sampai di sini saja, untuk kegiatan seperti ini," ujar Andi. (Tribunkaltim.co/Dian Mulia Sari)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved