Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Wagub Hadi Apresiasi Politani Samarinda Berhasil Temukan Aplikasi Xray Pendeteksi Covid-19

Wagub Hadi Mulyadi menyaksikan demonstrasi para mahasiswa Politani terkait aplikasi temuan mereka yang bisa mendeteksi Covid-19

HUMASPROV KALTIM/ADI SUSENO
DETEKSI COVID-19 - Wagub Hadi Mulyadi menyaksikan demonstrasi para mahasiswa Politani terkait aplikasi temuan mereka yang bisa mendeteksi Covid-19 melalui Xray. 

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi memberikan apresiasi kepada Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda yang telah melakukan inovasi dengan menciptakan aplikasi deteksi foto paru (Xray). Termasuk mendeteksi Virus Corona Disease 2019 ( Covid-19) lewat foto rontgen paru-paru.

Wagub Hadi Mulyadi sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Politani Samarinda yang telah bersilaturahmi, sekaligus memaparkan inovasi yang dilakukan mahasiswa mereka. Salah satunya adalah mendeteksi Covid-19 lewat poto paru (Xray) atau poto rontgen, dan berdasarkan analisis sementara akurasinya mendekati 60 sampai 70 persen.

“Sebagai sebuah inovasi, penemuan tersebut sangat luar biasa. Inovasi dan kreativitas perlu terus dilakukan. Dan kita berharap seluruh kampus termasuk SMK bisa terus mengembangkan inovasi, agar dengan inovasi kita bisa menghadapi seluruh masalah dengan mudah. Contohnya Jepang yang tidak memliki persawahan, tetapi bisa menghasilkan berton-ton beras karena adanya inovasi,” pesan Hadi Mulyadi usai bersilaturahmi dan peparan inovasi yang disampaikan Direktur Politani Samarinda Hamka bersama jajaran dan mahasiswa Politani yang digelar di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (29/9).

Sebelumnya Hamka, memaparkan latar belakang dibuatnya aplikasi Xray. Karena kondisi saat ini seluruh dunia dan indonesia khususnya menghadapi pandemi Covid-19, sehingga dari itulah muncul ide untuk membuat bagaimana cara mendeteksi cepat Covid-19.

Dan ide tersebut muncul, ketika mahasiswa berdiskusi, dan akhirnya muncullah satu gagasan bagaimana mencoba membuat aplikasi dengan menggunakan handphone android untuk mendeteksi Covid-19 dengan menggunakan citra Xray (poto rontgen), sehingga dari poto rontgen itu dipoto kembali melalui android.

Selanjutnya muncul penggambaran apakah seseorang terinfeksi Covid-19, sehingga bisa diketahui pasitif atau negatif.

“Tingkat akurasinya 70 persen. Aplikasi ini mengambil poto-poto rontgen yang dimasukkan ke dalam sistem android, dan data yang masuk akan tersimpan, sehingga ada poto rontgen yang diidentifikasi adalah Covid-19 secara otomatis akan teredektsi,” tandasnya

Selain itu, lanjut Hamka apliksasi ini bukan hanya untuk kesehatan, tetapi nantinya bisa digunakan memoto penyakit tanaman, sehingga dapat diketahui apakah tanaman tersebut terserang penyakit atau tidak, termasuk juga untuk kematangan buah.

“Aplikasi yang berbasis android ini meraih peringkat 4 nasional pada acara Dilo Hackathon Festival (DHF) 18 September 2020 lalu. Acara tersebut diprakarsai Telkom Indonesia. Dan aplikasi ini nantinya akan dipatenkan,” ucap Hamka, bangga. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved