Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Bertekad Kembali Raih Opini WTP, Pemkab Kubar Minta PD Bersinergi Selesaikan LKPD Tepat Waktu

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sahadi S Hut di ruang kerjanya, Rabu (30/9).

HUMASKAB KUBAR
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sahadi S Hut di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2020). 

 
SENDAWAR - Targetkan tahun 2021, Pemkab Kubar bisa menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2020 ke BPK pada 10 Februari 2021. Selain itu juga ditargetkan Kubar mampu meraih Opini WTP yang keenam kalinya secara berturut-turut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sahadi S Hut di ruang kerjanya, Rabu (30/9).

“Keberhasilan yang kita capai selama ini tentu tidak terlepas dari kerjasama seluruh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Kubar. Keberhasilan tentunya atas ketepatan waktu PD di Kabupaten hingga kecamatan,” ungkap Kepala BKAD.

Pada kesempatan tersebut Kepala BKAD menyatakan pemkab Kubar merupakan salah satu dari 26 kementerian lembaga, 24 provinsi, 47 kota dan 189 kabupaten yang mendapatkan penghargaan yang telah berturut-turut meraih opini WTP pada acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Kepala BKAD menuturkan, setelah meraih opini WTP 5 kali berturut-turut serta mendapatkan penghargaan langsung dari pemerintah pusat, hal tersebut tentu memacu Pemkab Kubar dalam penyampaian LKPD tepat waktu.

“Sebelum menerima penghargaan dari pemerintah pusat, BKAD Kubar sudah mengirimkan jadwal tahapan penyusunan LKPD kepada seluruh PD di lingkungan Pemkab Kubar, agar penyampaian laporan sesuai time schedule dengan target 10 Februari 2021 penyampaian LKPD ke BPK,” ujarnya.

Melalui surat tersebut, BKAD meminta semua PD melakukan percepatan, dan pada Oktober akan dikirim kembali surat dengan perihal yang sama, jelas Sahadi. Sekali lagi BKAD mengajak seluruh PD sebelum waktu tersebut sudah mulai mengerjakannya/mencicil .

“Di masa pandemi ini kita juga menghadapi kendala untuk mengumpulkan banyak orang. Untuk itu, BKAD menyiasatinya dengan belajar dari Kabupaten Prabumulih di Provinsi Sumatera Selatan yang mampu meraih urutan pertama penyampaian LKPD kabupaten tercepat se-Indonesia, mampu menyampaikan LKPD di bulan Januari. Pemkab Kubar juga ingin belajar bagaimana cara agar bisa menyampaikan LKPD lebih awal,” beber Kepala BKAD.

Terkait Dana Covid 19 sesuai arahan Kemendagri, setiap bulan harus mengirimkan laporan, karena untuk pencairan dana dilakukan dua tahap. Tahap pertama dikirim beberapa persen, dan tahap kedua melihat realisasi penyerapan anggaran dan laporan realisasi penggunaan dana Covid-19, setelah menerima laporan tersebut baru mereka mentransfer tahap kedua.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BKAD juga mengungkapkan Pemkab Kubar untuk penyerapan anggaran sudah di atas 50 persen. Kepala BKAD menambahkan, berkenaan penggunaan dana Covid-19 sesuai arahan Presiden, Pemkab Kubar sudah meminta pendampingan dari kejaksaan. (adv/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved