Breaking News:

Pilkada Samarinda

Pemkot Samarinda Ikut Kampanye Netralitas ASN dalam Pilkada 2020, Ada 3 Sanksi Bagi Pelanggar

Pemerintah Kota Samarinda ( Pemkot Samarinda ) ikuti kegiatan agenda kampanye nasional netralitas Aparatur Sipil Negara ( ASN ) pada Rabu (7/10/2020)

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi. Warga megikuti simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). 

TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda ( Pemkot Samarinda ) ikuti kegiatan agenda kampanye nasional netralitas Aparatur Sipil Negara ( ASN ) pada Rabu (7/10/2020).

Hal yang dimaksudkan netralitas ASN yaitu pada Pilkada 2020 Serentak ini.

Seharusnya netral pada posisinya sebagai ASN.

Dijelaskan oleh Ali Fitri Noor Asisten III Pemerintah Kota Samarinda, bahwa semua ASN di lingkup pemerintahan terkhususnya Kota Samarinda, seharusnya melaksanakan sesuai dengan rambu-rambu batasan yang telah diatur pada pelaksanaan Pilkada 2020 Serentak.

"Tapi intinya pelaksanaan dengan pengawasan oleh komisi aparatur sipil negara apabila melakukan pelanggaran otomatis sanksi yang ada dilaksanakan," ungkapnya saat dihubungi Tribunkaltim.co, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga: Kecewa Terhadap UU Cipta Kerja Disahkan, Serikat Pekerja di Balikpapan Desak untuk Direvisi

Baca Juga: Piatur Pangaribuan Akademisi Hukum: UU Cipta Kerja Dinilai Banyak Memberikan Manfaat

Baca Juga: Pandangan Piatur Pangaribuan Atas UU Cipta Kerja: Terlalu Lama Cuti, Orang akan Tidak Produktif

Selanjutnya dijelaskan, bahwa apabila ada ASN yang melanggar maka akan mendapat sanksi sesuai dengan ketentuan. Apakah ia masuk dalam pelanggar kategori ringan, sedang, atau berat.

"Biasanya dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) selalu melakukan laporan ke kita apabila ada yang melanggar. Maka kita melaksanakan sanksi sesuai ketentuan," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved